Empat pose foto Panorama Danau Toba jelang Sholat Maghrib, pukul 18:10 Selasa (30 November 3020) yang diabadikan dari kawasan rest area Panatapan Parapat.
Ada semburat keemasan di ufuk Barat, berpendar berbaur beragam noktah, warna biru kelam, merah saga, hitam pekat dan coklat. memantul di permukaan air Danau Toba yang beriak-riak bagai jari-jemari bidadari yang menyanjung keagungan Sang Pencipta, ‘Mula Jadi Nabolon’ Allah Yang Maha Besar! Sungguh mulia dan betapa indah ciptaan-Mu yang tak dapat kami pungkiri dan dustai ini. Ampuni kami ya Allah yang kurang bersyukur atas semua karunia itu.
(Foto dan syair: hps)
BERITA UTAMA:
- Kepala Desa Huta Ginjang Keluhkan Beban Pribadi Dampingi Proyek Jalan Nasional: “Masalah Lapangan Terus Bermunculan”

- Warga Tamora Diringkus Polisi, Tidak hanya Pengedar juga Tanam Ganja

- Survei Disebut Layak, Air Tetap Tak Mengalir: Warga Onanrunggu Kecewa, Dinas Akui Proyek Gagal

- Dari Kabut Pagi Danau Toba Menuju Pematangsiantar, Perjalanan Penuh Adat, Persaudaraan, dan Penghormatan Terakhir

- Polemik Penataan Taman Sitolu Hae Horbo, Warga Minta Identitas Budaya Pangururan Tetap Dijaga

- Gencar Patroli 3C, Polresta Deli Serdang Amankan Empat Remaja Diduga hendak Tawuran








