BERITA JAMBI LAINNYA:
- Dishub Bungo Tertibkan Parkir Pasar SPA Kuamang Kuning, PKL yang Gunakan Badan Jalan Segera Ditata

- Kontingen JSFL Kabupaten Bungo Resmi Dilepas, Siap Berlaga di Liga Pelajar Tingkat Provinsi Jambi

- Gubernur Al Haris Didampingi Wabup Bungo Peringati Hari Otoda dan Hardiknas

- Pelajar Bungo–Tebo–Merangin Adu Kreativitas di Kontes Modifikasi Motor SMK Negeri 3 Bungo

- Pemkab Bungo Bantah Isu Pemungutan Uang Jelang Acara Unduh Mantu Bupati

- DPRD Bungo Gelar Rapat Paripurna Pembahasan LKPJ Bupati Tahun Anggaran 2025

Bungo, PRESTASIREFORMASI.Com – Sampai hari ini, status Kabupaten Bungo masih Tanggap Darurat.
Pernyataan tersebut disampaikan Wakil Bupati Bungo H. Safrudin Dwi Aprianto, S. Pd setelah mengadakan rapat beserta tim gugus Covid-19, dan dinas terkait membahas penetapan status darurat bencana nonalam penyebaran Corona Virus Diases 2019 ( Covid-19 ) Kabupaten Bungo.
Pembahasan penetapan status darurat tersebut dilaksanakan di Wisma Alisudin Rumah Dinas Bupati Bungo, Sabtu (18/07).
Wakil Bupati Bungo H.Safrudin Dwi Aprianto saat diwawancarai mengatakan, hari ini kita rapat bersama tim gugus covid-19 Kabupaten Bungo menetapkan bahwa merujuk pada kepres nomor 12 tahun 2020 dan juga surat edaran dari tim gugus kecepatan pada penanganan covid-19 Pusat, bahwa status kabupaten Bungo masih tanggap darurat.
Jadi dengan adanya kepres sebetulnya daerah tidak perlu lagi menetapkan status.
“Otomatis kita masih mengikuti sampai waktu yang belum ditentukan, sampai nanti di cabutnya kepres no 12 tahun 2020 tersebut,” ujarnya.
Jadi pada hari ini kita siap seluruh OPD terkait masih beraktivitas menangani dampak Covid-19 buat masyarakat Kabupaten Bungo, seperti dinas pertanian, dinas peternakan, dinas kesehatan, rumah sakit semuanya kita kerahkan untuk menangani masyarakat yang terdampak covid-19.
Wabup menambahkan, bahwa saat ini Kabupaten Bungo masih dalam zona hijau.
“Dijelaskannya lagi sebelum kepres itu dicabut kita masih dalam tanggap darurat, karena itu kita kerahkan seluruh OPD untuk melaksanakan kegiatan yang ada relevansinya dengan penanganan dampak Covid-19,”jelas Wabup. (hen)
BACA JUGA:
- Kepala Desa Huta Ginjang Keluhkan Beban Pribadi Dampingi Proyek Jalan Nasional: “Masalah Lapangan Terus Bermunculan”

- Alhamdulillah, Ibu Warsiyah di Labura Kembali Bergerak dan Berbicara Setelah 2 Bulan Terapi Al Hikmah Laduni

- Masyarakat Sambut Gembira Rampungnya Jembatan Merah Putih Presisi Desa Bunut

- Warga Tamora Diringkus Polisi, Tidak hanya Pengedar juga Tanam Ganja

- Ketua WMHPSB Apresiasi Kinerja Polres Sergai Gencar Berantas Narkotika

- Survei Disebut Layak, Air Tetap Tak Mengalir: Warga Onanrunggu Kecewa, Dinas Akui Proyek Gagal

