BERITA JAMBI LAINNYA:
- Bupati Bungo Resmikan Kuliner Mie Gacoan, Sinyal Karpet Merah untuk Investor

- Bupati Bungo Hadiri Pelantikan Pengurus KONI Kabupaten Bungo Periode 2025–2029

- Pemkab Bungo Tertibkan 301 Kotak Amal, Diduga Ada Indikasi Organisasi Ilegal dan Radikal

- Kepala Desa Camat dan Polsek Panen Raya Jagung di Muara Danau

- Komisi III DPRD Tebo dengan Sejumlah Instansi Terkait Lakukan Peninjauan ke Lapangan

- DPRD Kabupaten Bungo Tutup Masa Sidang dan Sampaikan Rencana Kerja Tahun 2025–2026

Bungo, PRESTASIREFORMASI.Com – Sampai hari ini, status Kabupaten Bungo masih Tanggap Darurat.
Pernyataan tersebut disampaikan Wakil Bupati Bungo H. Safrudin Dwi Aprianto, S. Pd setelah mengadakan rapat beserta tim gugus Covid-19, dan dinas terkait membahas penetapan status darurat bencana nonalam penyebaran Corona Virus Diases 2019 ( Covid-19 ) Kabupaten Bungo.
Pembahasan penetapan status darurat tersebut dilaksanakan di Wisma Alisudin Rumah Dinas Bupati Bungo, Sabtu (18/07).
Wakil Bupati Bungo H.Safrudin Dwi Aprianto saat diwawancarai mengatakan, hari ini kita rapat bersama tim gugus covid-19 Kabupaten Bungo menetapkan bahwa merujuk pada kepres nomor 12 tahun 2020 dan juga surat edaran dari tim gugus kecepatan pada penanganan covid-19 Pusat, bahwa status kabupaten Bungo masih tanggap darurat.
Jadi dengan adanya kepres sebetulnya daerah tidak perlu lagi menetapkan status.
“Otomatis kita masih mengikuti sampai waktu yang belum ditentukan, sampai nanti di cabutnya kepres no 12 tahun 2020 tersebut,” ujarnya.
Jadi pada hari ini kita siap seluruh OPD terkait masih beraktivitas menangani dampak Covid-19 buat masyarakat Kabupaten Bungo, seperti dinas pertanian, dinas peternakan, dinas kesehatan, rumah sakit semuanya kita kerahkan untuk menangani masyarakat yang terdampak covid-19.
Wabup menambahkan, bahwa saat ini Kabupaten Bungo masih dalam zona hijau.
“Dijelaskannya lagi sebelum kepres itu dicabut kita masih dalam tanggap darurat, karena itu kita kerahkan seluruh OPD untuk melaksanakan kegiatan yang ada relevansinya dengan penanganan dampak Covid-19,”jelas Wabup. (hen)
BACA JUGA:
- Polda Kepri Gagalkan Pengiriman CPMI Nonprosedural Ke Malaysia, Dua Terduga Pelaku Berhasil Diamankan

- Sekda Tanjungbalai Terima Audiensi Kepala Balai Besar Karantina Hewan, Ikan, Tumbuhan Sumut

- Polsek Bangun Purba Bersama Muspika Lakukan Pengecekan Lokasi yang Diduga Menjadi Tempat Judi Dadu Putar

- Bupati dan Wakil Bupati Samosir Hadiri Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah 2026

- Wakil Bupati Labusel Sahdian Purba Siboro, SH Sematkan Tanda Apel Keselamatan Toba 2026

- Bupati Labusel Fery Syahputra Simatupang, SH Hadiri Rakornas 2026
