
Labusel, PRi.Com – Bupati Labuhanbatu Selatan (Labusel) Fery Sahputra Simatupang menghadiri Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2026 yang digelar di Sentul International Convention Center (SICC), Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Senin (2/2).
Kehadiran Bupati Labusel dalam forum strategis nasional tersebut didampingi unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), antara lain Ketua DPRD Labusel Ari Winata, Dandim 0209/LB Letkol Kav Hanung Kaptiaji, Kapolres Labusel AKBP Aditya SP Sembiring, serta Kepala BPS Labusel Zainal Arifin. Kehadiran lengkap jajaran daerah ini menegaskan komitmen Labusel dalam menyelaraskan arah pembangunan daerah dengan kebijakan nasional.
Rakornas yang diselenggarakan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) itu dibuka secara resmi oleh Presiden RI Prabowo Subianto, didampingi Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, serta dihadiri jajaran Kabinet Merah Putih dan seluruh kepala daerah se-Indonesia.
Dalam arahannya, Presiden Prabowo menegaskan bahwa pemerintahan tidak semata-mata soal pengelolaan anggaran, melainkan tentang mengelola harapan rakyat.
Ia mendorong kepala daerah untuk bekerja lebih disiplin, berani mengambil keputusan, serta memastikan kebijakan yang diambil benar-benar menyentuh kebutuhan dasar masyarakat.
Presiden juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat dan daerah yang tidak berhenti pada tataran administratif, tetapi diwujudkan melalui kerja nyata di lapangan. Mulai dari penguatan ketahanan pangan, peningkatan kualitas pelayanan publik, hingga pembangunan yang adil dan merata.
“Daerah adalah wajah terdepan negara. Keberhasilan nasional hanya akan tercapai jika daerah bergerak dalam satu arah yang sama,” ujar Presiden Prabowo.
Menanggapi arahan tersebut, Bupati Labusel Fery Sahputra Simatupang menyampaikan bahwa Rakornas menjadi pengingat penting bagi seluruh kepala daerah agar pembangunan tetap berpijak pada kebutuhan riil masyarakat.
Menurut Fery, pesan utama Presiden adalah tentang kepemimpinan yang hadir dan bekerja, bukan sekadar menjalankan rutinitas birokrasi. Pemerintah daerah dituntut lebih peka, responsif, serta berani melakukan pembenahan demi pelayanan publik yang semakin baik.
“Rakornas ini memberi energi dan arah yang jelas. Pemerintah daerah harus mampu menerjemahkan kebijakan nasional menjadi kerja nyata di daerah, dengan tetap memperhatikan karakter, potensi, dan kebutuhan masyarakat setempat,” kata Fery.
Ia menegaskan, Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu Selatan berkomitmen memperkuat sinergi dengan pemerintah pusat, Forkopimda, dan seluruh elemen masyarakat dalam mendorong pembangunan yang berkelanjutan, adil, dan merata.
“Pembangunan tidak hanya diukur dari angka dan laporan, tetapi dari sejauh mana kehadiran pemerintah benar-benar dirasakan masyarakat,” tutupnya. (HS)