Illustrasi Dokter tangani pasien positif corona. (kolase: hps)

Tapteng, PRESTASIREFORMASI.COM – Tiga Dokter dan 1  Bidan di RSUD Pandan Kabupaten Tapteng terkonfirmasi positif Covid-19 hasil Swab TCM, diduga terpapar usai menangani 1 pasien yang dinyatakan positif Covid-19.

Hal itu dikatakan Bupati Tapteng Bakhtiar Ahmad Sibarani didampingi Wabup Darwin Sitompul, saat gelar konferensi pers Sabtu (25/7-2020) pkl 21.00 Wib di rumah dinas Bupati. 

Turut hadir Kadis Kesehatan Hj. Nursyam SKM, Kepala BPBD Saffaruddin Ananda Nasution dan Direktur RSUD Pandan, dr. Rikky N Harahap.

Bupati Tapteng menjelaskan, setelah adanya pasien positif Covid-19 maka dilakukan pengecekan terhadap 21 tenaga Medis dan 1 Pegawai BPJS Kesehatan, dengan cara rapid tes terhadap 22 orang tersebut untuk selanjutnya dilakukan pengujian sampel ke Laborotorium RSUD Tarutung dengan metode Uji Swab TCM.

“Sesuai Surat dari Kadis Kesehatan Kabupaten Tapanuli Utara dijelaskan, dari sampel yang di Uji Swab TCM sebanyak 22 orang diketahui 4 orang dinyatakan Positif 3 dokter dan 1  bidan,  ke empat tenaga medis tersebut, dr. M. S (Lk 42 ), dr. S.Kh. (Pr 27)  drg.A.W.P (Lk 40) dan L.F. S (Pr 28) .” jelas Bupati.

Bupati Bakhtiar juga menambahkan sejak Jumat (24/7-2020), Puskesmas Barus untuk sementara sudah ditutup dan pelayanan kesehatan masyarakat dialihkan ke Puskesmas Barus Utara dan Adam Dewi.

Langkah ini diambil dengan pertimbangan kemanusiaan terhadap salah seorang pasien warga Barus yang dinyatakan Positif Covid -19 dan Puskesmas Barus akan dijadikan ruang isolasi bagi pasien tersebut.

“Puskesmas Barus akan kita siapkan untuk ruang isolasi dan perawatan pasien Covid -19 tersebut, dikarenakan pasien ini baru melahirkan sekitar seminggu dan kondisinya sehat,” ujar bupati.

Pada kesempatan itu Bupati Tapteng akan mempertimbangkan bagi masyarakat Tapteng yang dinyatakan positif Covid-19 dirujuk ke kota Medan, bupati akan memprioritaskan RSUD Tarutung sebagai rumkit rujukan. 

“Kami akan berupaya agar masyarakat Tapteng yang dinyatakan positif Covid-19 tidak lagi dirujuk keluar daerah, selain lebih dekat kepada keluarga juga saya selaku Bupati bisa mengecek dan memantau langsung bagaimana pelayanannya,” ujar Bupati. (Zurlang).

BERITA TAPTENG LAINNYA:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *