+Fhoto Dok Zurlang)

Barus,PRi.Com – Ziarah kubur merupakan amalan yang sangat baik dilakukan , di samping kita akan mendoakan kepada ahli kubur khususnya orang tua kita dan sanak saudara yang sudah mendahului kita. Juga ziarah kubur akan mengingatkan kita pada kematian. Bahwa kematian itu adalah sebuah kepastian sehingga kita harus mempersiapkan diri sebaik-baiknya sebelum ajal menjemput kita.

Motivasi inilah yang Sudah menjadi suatu kebiasaan bagi warga masyarakat di kecamatan Barus Kabupaten Tapanuli Tengah khususnya, tatkala akan memasuki bulan puasa Ramadhan setiap tahunnya sejumlah warga Masyarakat terlihat ramai mengunjungi pusara makam keluarga, kerabat dan orangtua.

Selain untuk membersihkan pemakaman mereka juga melakukan Ziarah kubur serta bermunajat kepadaNya, hal ini dilakukan Setiap tahunnya manakala memasuki bulan puasa Ramadhan.

W.Mukasri Lingga warga Barus Tapteng bersama keluarga yang disambangi PRi.Com Selasa  17/2-2026 usai melakukan Ziarah kubur ke pemakaman keluarganya di desa Unteboang Kec.Sosorgadong menuturkan, bahwa Ziarah kubur mengingatkan kita bahwa akhirat adalah tempat kita tinggal sedangkan dunia adalah tempat meninggal, kata Kasri Lingga usai ziarah.

Terpisah ibu Rahmi ZS salah seorang warga masyarakat Kec.Pandan Kabupaten Tapanuli Tengah yang lagi berziarah bersama kaluarga di Bungo Tanjung Barus, saat diminta pendapatnya terkait dengan Kebiasaan masyarakat ramai -ramai mendatangi pemakaman keluarganya mengatakan, selain sudah menjadi sebuah tradisi dikalangan masyarakat, Ziarah Kubur merupakan salah satu Amalan -amalan yang baik dilakukan apalagi menjelang masuknya bulan Ramadhan.

” Amalan-amalan menyambut Ramadhan yakni ziarah ke makam orang tua, kerabat, dan saudara yang telah mendahului kita.

Hal ini untuk mendoakan agar diampuni dosa-dosanya, diterangkan, dan diluaskan alam kuburnya serta diberikan tempat yang mulia di sisi Allah SWT.’” sebutnya

Ziarah kubur adalah bagian yang mengakar kuat dari kehidupan sosial dan keagamaan warga Barus, Tapanuli Tengah, Sumatera Utara. Tradisi ini dilakukan baik secara individu maupun bersama-sama pada waktu-waktu tertentu, terutama menjelang bulan suci Ramadhan.

Menjelang masuknya puasa Ramadhan banyak warga Barus terlihat ramai mengunjungi makam keluarga, kerabat, dan orang tua mereka untuk membersihkan pusara dan mendoakan para ahli kubur sebelum memasuki bulan puasa.(07/R-W)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *