Para Kepala Desa se-kecamatan Tarutung Diajak Berdiskusi

BERITA TAPUT LAINNYA:

Tarutung,PRESTASIREFORMASI.COM– Upaya meningkatkan ketahanan pangan di Kabupaten Tapanuli Utara (Taput), Bupati Drs Nikson Nababan,MSi manfaatkan waktu pimpin diskusi bersama para Kepala Desa dan Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) se-Kecamatan Tarutung, Sabtu (18/07/2020) di Desa Parbaju Toruan agar kecamatan itu dijadikan sebagai pilot percontohan pertanian.

Bupati didampingi Kadis Pertanian SEY Pasaribu, Kadis Ketahanan Pangan Longgos Pandiangan, Kadis Tenaga Kerja Sofian Simanjuntak dan dihadiri beberapa pimpinan OPD serta Camat Tarutung Reinhard Lumbantobing serta Kapolsek.

Nikson menegaskan kecamatan Tarutung akan menjadi pilot percontohan peningkatan ketahanan pangan.

“Kita akan programkan agar Kecamatan Tarutung menjadi pilot percontohan dalam upaya peningkatan ketahanan pangan. Kita harus berjuang cepat dengan mengurangi mata rantai birokrasi agar dapat dieksekusi sesegera mungkin,” uja Bupati Taput ini.

“Salah satunya, kita akan memberikan bantuan bukan hanya melalui kelompok lagi, boleh secara pribadi maupun per orangan bagi yang butuh bantuan dalam hal pertanian dan perikanan, yang penting tepat sasaran dan tidak boleh dijual ,” tegas Bupati.

Pada diskusi tersebut, Bupati juga mendengarkan laporan para Kepala Dinas dan Camat serta masukan dari para Kepala Desa serta PPL Pertanian yang secara umum menyampaikan kendala di lapangan dan beberapa permohonan masyarakat petani.

Menanggapi beberapa permohonan pada saat itu, Bupati langsung perintahkan Instansi terkait untuk menurunkan alat berat.

“Minggu depan saya akan turun meninjau langsung ke lapangan, lakukan upaya agar cepat terlaksana. Pengolahan lahan harus dilengkapi data agar pekerjaan balancing, harus dapat diperkirakan berapa alat yang dibutuhkan untuk luas lahan tertentu.” jelas Bupati.

Dikatakannya, kalau saat ini anggaran akan difokuskan pada ketahanan pangan, untuk itu perlu suatu konsep yang sudah disepakati bersama oleh semua pihak termasuk para petani.

Ini harus dilakukan dengan pola tanam serentak, waktunya bersamaan, komoditinya juga sama pada lahan yang luas, sehingga dengan sendirinya akan memudahkan ‘toke’ untuk menampung hasil pertanian tersebut.

” Tentukan jenis komoditi yang akan ditanam yang harganya stabil seperti kacang karena kacang tanah ini juga mendukung UMKM kita. Dinas Pertanian dan PPL harus mendata kembali bantuan alat pertanian yang telah kita berikan kepada petani, apakah alat ini difungsikan dengan baik?” kata Bupati.

Bupati juga tekankan perlunya keseriusan para Kepala Desa dalam mewujudkan ketahanan pangan di Taput dengan menggunakan Dana Desa.

Dia mengungkapkan, pergunakan dana yang ada untuk mewujudkan program ketahanan pangan karena ini adalah untuk kepentingan masyarakat. Yang harus dihindari jangan ada indikasi ‘markup’.

Menurut Nikson, jadi 7 Desa dan 1 Kelurahan di Kecamatan Tarutung ini akan saya jadikan pilot project. Kita lakukan apa yang bisa kita lakukan sambil menunggu bantuan dana dari Pemerintah atasan.

“Kita kerjakan secara gotong-royong bersama seluruh elemen yang ada. Intinya adalah Taput ini harus bisa mandiri dan berdikari serta harus menjadi contoh bagi daerah lain,” imbau Bupati.

Usai diskusi, Bupati meninjau irigasi yang ada di Kelurahan Partali Toruan yang bersumber dari Sungai Situmandi yang sejak lama mengairi persawasahan beberapa desa di Kecamatan Tarutung.

Bupati menginstruksikan instansi teknis agar melakukan beberapa langkah dalam memaksimalkan irigasi untuk mendukung program ketahanan pangan.

Selanjutnya Bupati meninjau keberadaan Liang (Goa) Boru Natumandi yang berada di sisi irigasi dan memerintahkan agar instansi terkait segera membenahi dan menatanya dengan baik agar menjadi lokasi wisata yang menarik.

” Dinas Pariwisata, Camat dan Lurah bersama masyarakat agar bergotong-royong membenahi lokasi ini, sehingga para pengunjung akan tertarik datang ke lokasi ini,” ucap Bupati di sela peninjauan tersebut. (Jas)

BACA JUGA:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *