Rektor UIN Suska Riau Dukung Berdirinya Universitas Negeri Tapanuli

Pekanbaru, PRi.Com – Wakil Bupati Tapanuli Utara (Taput) Sarlandy Hutabarat, SH didampingi Tim Ahli dari Universitas Sumatera Utara dan Bappeda Taput berkunjung ke Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim (UIN Suska) Riau, Pekanbaru (Rabu, 06/11).

Kunjungan Sarlandy mewakili Bupati Taput Drs.Nikson Nababan, M. Si, dalam rangka menggali informasi tentang proses transformasi (perubahan status) IAN Riau menjadi UIN Suska Riau, bertempat di Gedung Rektorat universitas tersebut.

Pada pertemuan tersebut, Wakil Bupati yang disambut langsung oleh Rektor UIN Suska Riau Prof. Dr. H. Ahmad Mujahidin, S. Ag, M. Ag menyampaikan bahwa tujuan kunjungan ini sekaitan dengan rencana Pemerintah Kabupaten Taput dalam hal pendirian universitas negeri.

Disebutkan, Saat ini di Provinsi Sumatera Utara hanya ada 3 universitas negeri yang berada di Ibukota provinsi. Tingkat kebutuhan terhadap keberadaan universitas negeri di Tapanuli Raya sangat tinggi, hal ini dapat dilihat dari jumlah pelajar lulusan SMA sederajat yang melanjutkan pendidikan tinggi di luar daerah yg menyebabkan biaya pendidikan menjadi lebih mahal.

“Selain untuk peningkatan sumberdaya manusia, kami bersama Bapak Bupati Taput berkeyakinan dengan adanya universitas negri ini akan memberikan multi efek, diantaranya uang tidak akan banyak mengalir ke luar Tapanuli dan termasuk juga peningkatan wisatawan domestik yang akan berkunjung ke kawasan Danau Toba. Semoga kunjungan ini menjadi modal berharga dalam mempercepat cita-cita ini,” ucap Wabup Sarlandy Hutabarat, SH.

Keterangan dari Kabid Pemberitaan Humas Pemkab Taput Volmer Silalahi menyebut, pada kesempatan itu, Rektor UIN Suska Riau Ahmad Mujahidin memberikan penjelasan kalau perubahan status tersebut jelas membawa keuntungan yang sangat banyak, bukan hanya dari jumlah mahasiswa yg bertambah tapi juga bagaimana pada akhirnya universitas ini mampu membuka lapangan kerja baru bagi masyarakat sekitarnya.

Tentu perubahan status yg dilakukan tetap mempertahankan fakultas keagamaan yang terdiri dari 4 fakultas dan menambah 4 fakultas yg bersifat umum.

“Kami mendukung penuh atas niat baik Pemerintah Kabupaten Taput untuk mewujudkan berdirinya universitas negeri di wilayah Tapanuli demi kemajuan masyarakat secara umum,” ucap Rektor Ahmad Mujahidin. (Jas)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: