Danieldari PT Saipem ketika hearing di ruang rapat DPRD Karimun tidak ada menyampaikan soal umur dan 5 tahun pengalaman kerja, namun usai acara sorenya kirimkan WA kepada R.Iskamar dan kebijskan dadakan. (Foto: Yu;ISNA)

PT Saipem Keluarkan Kebijakan Dadakan

Karimun, PRESTASIREFORMASI. Com -Ketua Perkumpulan Anak Tempatan (Pekat)  R. Iskamar marah dan merasa kecewa terhadap
PT Saipem karena dinilai telah mempermainkan dan dianggap mengingkari kesepakatan ketika mengadakan hearing dengan DPRD Karimun, Senin (1/3/2021) kemaren.

“Saya kecewa dengan sikap PT Sapem yang tidak sportif, karena mengeluarkan ultimatum dadakan soal penerimaan kerja anakbtempatan,” ungkap Iskamar kepada PRESTASIREFORMASI.Com, Rabu (3/3/2021).

Dia menyebut, usai Hearing yang berlangsung sportif, namun sepulangnya dari DPRD sorenya R.Iskamar menerima WA dari Daniel.

Pihak PT Saipem itu menekankan lamaran anak tempatan yang akan dimasukkan ke PT Saipem harus mematuhi aturan:

  • Pertama Pelamar harus berumur 25 Tahun s/d 50 Tahun.
  • Kedua Pelamar Harus memiliki pengalaman setidaknya 5 tahun.

Kepada PRESTASIREFORMASI.Com Iskamar mengaku merasa dipermainkan,

“Kenapa saat hearing Daniel ( PT Saipem) tidak menyebutkan tentang umur dan pengalaman kerja sampai 5 Tahun berarti ada iktikad Tidak bersahabat, ” ujar Iskamar.

Sementara di dalam hearing Dia berjanji akan bekerja sama dengan Pekat.

Hal inimembuat R.Iskamar geram dan selaku Ketua tidak tinggal diam dan akan melaporkannya ke pihak Disnaker Kabupaten Karimun C/ q. DPRD Kab. Karimun.

“Ada apa sebenarnya PT Saipem, dan bila perlu laporannya ke pihak berwajib, karena seolah-olah mempermainkan hearing yang sudah disepakati,” pungkas Ketua Pekat uni. (Yuliana)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *