
Muaro Bungo, PRESTASIREFORMASI.Com – Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi melalui Al Fahmi, SP, bersama stafnya turun langsung ke lapangan guna meninjau lokasi usulan rekonstruksi pembangunan turap beton di Dusun Tanjung Agung, Kecamatan Muko-Muko Bathin VII. Pembangunan turap tersebut direncanakan sepanjang 460 meter dan menjadi salah satu prioritas penanganan infrastruktur penahan tebing sungai.
Dalam peninjauan tersebut, Al Fahmi menyampaikan bahwa pihaknya menerima laporan langsung dari masyarakat setempat terkait kondisi bantaran sungai yang rawan longsor dan mengancam pemukiman warga.
“Iya, kita dapat laporan dari dusun setempat. Warga meminta pembangunan turap beton untuk menahan bantaran tebing di sepanjang aliran sungai ini,” ujar Fahmi di sela-sela kegiatan, Rabu (08/04).
Menurutnya, kondisi geografis di lokasi tersebut memang memerlukan penanganan serius agar tidak terjadi abrasi yang dapat merusak lingkungan sekitar dan membahayakan keselamatan masyarakat.

Lebih lanjut, Fahmi menegaskan bahwa pihaknya akan mengupayakan dukungan anggaran dari pemerintah pusat guna merealisasikan pembangunan turap beton secara maksimal.
“Nanti akan kita usulkan ke pemerintah pusat, supaya ada anggaran yang bisa turun untuk pembangunan turap beton ini,” tambahnya.
Kehadiran tim dari Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi ini disambut positif oleh masyarakat setempat yang berharap pembangunan turap dapat segera direalisasikan. Warga menilai, keberadaan turap beton sangat penting untuk menjaga stabilitas tebing serta melindungi pemukiman dari ancaman longsor dan banjir.
Dengan adanya peninjauan langsung ini, diharapkan proses pengusulan anggaran dapat berjalan lancar sehingga pembangunan turap beton di Dusun Tanjung Agung dapat segera terlaksana dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. (hen)