Rantau Pandan, PRESTASIREFORMASI.Com – Harapan masyarakat Dusun Lubuk Mayan, Kecamatan Rantau Pandan, untuk mendapatkan perlindungan dari ancaman longsor dan abrasi bantaran sungai kini mulai menemukan titik terang. Pemerintah melalui Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi yang dipimpin Al Fahmi, SP, turun langsung ke lapangan guna memastikan kondisi nyata sekaligus mempercepat langkah penanganan.

Peninjauan ini bukan sekadar kunjungan biasa. Di tengah kekhawatiran warga terhadap kondisi tebing sungai yang kian tergerus, kehadiran pemerintah menjadi bukti nyata bahwa aspirasi masyarakat tidak diabaikan. Rencana pembangunan turap beton sepanjang kurang lebih 450 meter dinilai sebagai solusi konkret untuk menjaga keselamatan lingkungan dan permukiman warga.

Al Fahmi menegaskan bahwa laporan masyarakat telah menjadi perhatian serius. Ia memastikan bahwa usulan pembangunan turap beton ini akan segera diajukan ke pemerintah pusat agar mendapatkan dukungan anggaran yang memadai.

“Kami datang langsung untuk melihat kondisi di lapangan. Ini bukan hanya soal pembangunan fisik, tapi menyangkut keselamatan masyarakat. Kita akan perjuangkan agar anggaran dari pusat bisa turun dan pembangunan ini segera terealisasi,” tegasnya, Selasa (07/04).

Langkah cepat ini disambut positif oleh masyarakat. Warga berharap pembangunan turap beton dapat segera dilakukan, mengingat risiko longsor semakin tinggi terutama saat musim hujan dan debit air sungai meningkat.

Dengan adanya komitmen kuat dari pemerintah, masyarakat diharapkan tetap tenang dan percaya bahwa upaya penanganan sedang berjalan. Sinergi antara pemerintah dan masyarakat menjadi kunci agar pembangunan ini dapat terwujud dengan cepat dan tepat sasaran.

Turap beton ini bukan hanya sekadar infrastruktur, melainkan benteng perlindungan bagi kehidupan warga Lubuk Mayan. Pemerintah hadir, mendengar, dan bertindak—demi keselamatan dan masa depan masyarakat. (hen)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *