
MUARA BUNGO, PRESTASIREFORMASI.Com — Pemerintah Kabupaten Bungo melalui Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) memastikan langkah besar dalam penataan estetika perkotaan pada tahun 2026. Kawasan ikonik Taman Pusparagam, yang dikenal masyarakat sebagai Lapangan Semagor, akan menjalani transformasi signifikan melalui proyek pembangunan pedestrian dengan anggaran lebih dari Rp20 miliar melalui bantuan Pusat.
Kepala Dinas Perkim Kabupaten Bungo, Ir. Syafrizal, menyampaikan bahwa alokasi dana tersebut difokuskan untuk menciptakan ruang publik yang lebih representatif, nyaman, dan ramah bagi pejalan kaki di pusat Kota Muara Bungo.
“Pembangunan ini bukan sekadar perbaikan trotoar, tetapi bagian dari upaya menyeluruh dalam menata wajah kota agar lebih modern dan tertata, tanpa menghilangkan fungsi sosialnya,” ujar Syafrizal.
Proyek penataan ini mencakup pelebaran trotoar dengan material berkualitas, pemasangan lampu hias dekoratif, penyediaan bangku taman, serta pembenahan sistem drainase guna mencegah genangan air saat hujan. Selain itu, akses menuju kawasan Taman Pusparagam juga akan diintegrasikan dengan lingkungan sekitarnya untuk meningkatkan konektivitas dan kenyamanan pengunjung.
Pemkab Bungo juga memastikan bahwa konsep pembangunan tetap memperhatikan keseimbangan lingkungan. Area ruang terbuka hijau yang telah ada akan dipertahankan dan ditata lebih rapi guna mendukung fungsi ekologis sekaligus estetika kawasan.
Menurut Syafrizal, proyek ini menjadi bagian dari visi besar pemerintah daerah dalam menghadirkan fasilitas publik yang berkualitas serta memperkuat identitas kota.
“Dengan anggaran ini, kami ingin Taman Pusparagam menjadi kebanggaan masyarakat sekaligus ikon baru Kabupaten Bungo,” tegasnya.
Transformasi kawasan ini diharapkan tidak hanya meningkatkan kenyamanan warga, tetapi juga mendorong aktivitas sosial dan pertumbuhan ekonomi di pusat kota. (hen)






