Barus, PRESTASIREFORMASI.Com –Salah satu tradisi yang sudah membudaya bagi masyarakat Aek Dakka, Kecamatan Barus, adalah melakukan ziarah secara bersama -sama ke kompleks situs sejarah religi pemakaman Al -Mahligai,desa Aek Dakka Kecamatan Barus Kabupaten Tapanuli Tengah.

Ziarah bersama ini dilakukan setelah masyarakat di desa itu usai memanen padi sawah,seperti yang berlangsung pada Jumat (24/9-2022) pagi.

Azril Siambaton penjaga Makam Al Mahligai kepada PRESTASIREFORMASI.Com usai mengikuti acara ziarah Jumat (24/9-2021) menuturkan, tradisi atau budaya itu selalu dilakukan warga setiap kali warga selesai panen pertanian padi sawah, tradisi ini sudah berlangsung lama dan dilaksanakan warga secara turun temurun oleh.

” Kegiatan ini sudah berlangsung secara turun -temurun sejak zaman leluhur, kita berdo’a, zikir bersama serta bermunajat kepada Allah swt secara khusyu’ di atas pusara para makam Auliya yang di imami oleh salah seorang Ustadz atau imam masjid Rukunuddin Aek Dakka,” sebutnya.

Ziarah bersama ini merupakan salah satu kearifan lokal atau bentuk dan wujud rasa syukur ke hadirat Allah swt, karena hasil pertanian kita melimpah dan penduduk terhindar dari berbagai rintangan dan marabahaya.

Pantauan PRESTASIREFORMASI.Com terlihat para jamaah dengan khusyuk memanjatkan do’a dengan bacaan -bacaan wirid Yasin, takhtim dan Tahlil yang ditutup dengan do’a yang dipimpin oleh imam masjid Al -Mahligai desa Aek Dakka ustadz Lindung Lubis yang diikuti seluruh jamaah.

Azril yang juga juru Kunci Makam ini menambahkan, usai berdo’a seluruh peserta ziarah yang terdiri dari pria dan wanita itu dengan penuh suasana kekeluargaan bersantap bersama di pondok yang ada di komplek situs sejarah Al-Mahligai,dengan menu makanan yang beraneka ragam masakan Khas Barus dibawa masing -masing peserta ziarah. Setelah bersantap para jamaah kembali ke rumah masing -masing-masing. (Zurlang)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *