
Humbahas, PRi.Com – Bupati Humbang Hasundutan, Dr. Oloan Paniaran Nababan, S.H., M.H., menghadiri Forum Akselerator Negeri yang diselenggarakan oleh Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia dalam rangka memperingati Hari Otonomi Daerah (Otda) ke-30.
Kegiatan tersebut berlangsung di Palembang, Sumatera Selatan, pada Sabtu, 25 April 2026. Forum ini menjadi momentum strategis bagi pemerintah pusat dan daerah untuk memperkuat sinergi dalam mendorong percepatan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Acara ini diikuti para Gubernur, Bupati/Wali Kota se-Indonesia, serta jajaran pejabat tinggi di lingkungan Kemendagri.
Menteri Dalam Negeri RI, Tito Karnavian, dalam arahannya menyampaikan sejumlah langkah strategis yang perlu segera diimplementasikan oleh pemerintah daerah guna mendukung agenda prioritas nasional.
Ia menegaskan empat fokus utama yang harus menjadi perhatian bersama, yakni pengendalian inflasi untuk menjaga stabilitas harga dan daya beli masyarakat; penurunan tingkat pengangguran melalui perluasan lapangan kerja dan peningkatan kualitas sumber daya manusia; penurunan angka kemiskinan dan stunting melalui intervensi terpadu lintas sektor; serta penerapan creative financing sebagai solusi inovatif dalam pembiayaan pembangunan daerah.
Menanggapi arahan tersebut, Bupati Humbang Hasundutan menyampaikan komitmen Pemerintah Kabupaten Humbang Hasundutan untuk segera menindaklanjuti berbagai kebijakan strategis yang disampaikan.
Pemerintah daerah akan terus memperkuat koordinasi lintas perangkat daerah serta meningkatkan efektivitas program-program yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat, khususnya dalam pengendalian inflasi, pengurangan pengangguran, penurunan kemiskinan, dan percepatan penanganan stunting.
Turut hadir mendampingi Bupati dalam kegiatan tersebut, Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKPD) Kabupaten Humbang Hasundutan, Resva Panjaitan.
Forum ini diharapkan dapat menjadi wadah akselerasi bagi pemerintah daerah dalam merumuskan kebijakan yang adaptif, inovatif, dan berorientasi pada hasil guna mewujudkan pembangunan daerah yang berkelanjutan. h/JPurba









