Tapteng, PRESTASIREFORMASI.Com – 10 terduga pelaku premanisme dan pungutan liar (Pungli) di sejumlah tempat di Kabupaten Tapanuli Tengah diciduk personil Polres, Sabtu (12/6/2021).

Mereka diamankan Polres Tapteng dan jajaran Polsek sebagai bagian dari kegiatan KRYD, salah satu yang menjadi sasaran adalah aksi premanisme dan Pungli di wilayah Hukum Polres Tapteng.

“Tujuan kegiatan ini untuk menjamin ketentraman masyarakat serta memelihara keamanan dan ketertiban di wilayah hukum Tapteng, sesuai Instruksi Bapak Kapolri kepada seluruh jajarannya untuk menindak aksi premanisme yang meresahkan masyarakat,” ungkap Kapolres Tapteng, AKBP Nicolas Dedy Arifianto, seperti disampaikan Kasubbag Humas Polres Tapteng, AKP Horas Gurning kepada Tapteng, PRESTASIREFORMASI.Com melalui relis.

Disebutkan, kegiatan KRYD yang dilaksanakan Polres Tapteng dan jajarannya adalah tempat tempat wisata dan Pasar. Kegiatan ini dilaksanakan dengan tujuan agar masyarakat yang melaksanakan kegiatan di tempat tersebut mendapatkan rasa aman dan juga menjadikan efek jera bagi pelaku premanisme dan pungli.

Kapolres Tapteng menambahkan, para pelaku premanisme dan Pungli tersebut dapat melakukannya karena pada umumnya masyarakat enggan melaporkan atau memberikan informasi kepada pihak Kepolisian, sehingga para pelaku tetap leluasa melakukan perbuatan yang melanggar hukum.

Hal ini dimungkinkan karena rasa takut ataupun ancaman dari para pelaku kepada masyarakat yang menjadi korban.

“Agar kegiatan pemberantasan premanisme dan pungutan liar ini dapat maksimal, kami menghimbau masyarakat agar tidak takut atau enggan melaporkan ke pihak kepolisian apabila melihat, mengetahui ataupun menjadi korban premanisme ataupun Pungli,” tegas AKBP Nicolas Dedy Arifianto, S.H., S.I.K., M.H.

Dia mengulangi, melaporan pelaku sangat membantu Kepolisian dalam upaya melakukan penindakan dan pencegahan terhadap prilaku premanisme atau pungutan liar.

Polres Tapteng dan Jajaran berhasil mengamankan  10 orang yang diduga sebagai pelaku premanisme, Pungli dan pungutan uang retribusi parkir tidak resmi kepada masyarakat yang membawa kenderaan bermotor. Para pelaku langsung diamankan dan dibawa ke komando.

Disebutkan, sepuluh pelaku yang diamankan berasal dari lokasi:

  • 1. Wisata Pantai Pandan, Kelurahan Pandan Wangi, Kecamatan Pandan
  • Parkiran Kampung Bugis Hajoran Kecamatan Pandan
  • Rumah Makan (Belakang Tolkit) di Lingkungan I Kelurahan Kalangan Kecamatan Pandan Kabupaten Tapanuli Tengah.
  • Jalan Padang Sidempuan Simpang Gang menuju Rumah makan Belakang Tolkit di Lingkungan I Kelurahan Kalangan Kecamatan Pandan Kabupaten Tapanuli Tengah
  • Pasar Onan Sipeapea

Selanjutnya para pelaku diserahkan pada Sat Reskrim guna proses tindak lanjut. Diharapkan adanya kegiatan yang telah dilaksanakan ini, dapat memberikan efek jera. Bukan hanya bagi para pelaku yang sudah diamankan, namun juga pelaku lain yang belum tertangkap. (Yasiduhu M.)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *