Raul Curiel (kiri) meng-KO Ramses Agaton pada ronde kedua dalam pertarungan di American Airlines Center, Dallas (3/1) WIB. (Tom Hogan/HoganPhotos/Golden Boy Promotions via ESPN)

Tinju, PRESTASIREFORMASi.Com – Mantan bintang tinju amatir asal Meksiko Raul Curiel menghajar habis-habisan Ramses Agaton sehingga di ronde ke-2 KO dengan kondisi mata bengkak parah dan hampir tak bisa melihat.

Raul terus meniti jalan menjadi petarung kelas welter super level dunia. Dalam pertarungan di American Airlines Center Dallas Minggu (3/1), Curiel tampil dahsyat untuk mengalahkan Ramses Agaton.

Curiel menang TKO pada ronde kedua, membuatnya mencatat kemenangan sempurna yakni 9 menang dalam 9 pertarungan (tujuh kali menang KO).

Curiel yang juga peraih medali perak Kejuaraan Dunia Junior 2012 itu bertarung dengan sangat agresif sejak ronde pertama. Dia fokus untuk menghajar tubuh Agaton. Pukulannya yang keras mengarah ke ulu hati, membuat Agaton terlihat sangat frustrasi.

Pukulan bertubi-tubi dari Curiel hampir saja membuat Agaton menyerah pada ronde pembuka. Namun, bel tanda berakhirnya ronde pertama, berhasil menyelamatkan Agaton.

Bel itu ternyata cuma penanda Agaton dalam menunda kekalahan saja. Pada ronde kedua, Curiel tidak mengendurkan serangan. Dia malah semakin ganas dan beringas.

Curiel konsisten menghajar Agaton dengan senjata kombinasi hook kanan dan upercut kiri yang sangat keras.

Hasilnya, area mata kanan Agaton terlihat rusak parah. Nyaris menutup. Dalam kondisi petinjunya yang sudah hancur karena tak bisa melihat dengan sempurna, kubu Agaton memutuskan melemparkan handuk.

Waktu resmi mencatat, Agaton menyerah saat ronde kedua berjalan 1 menit dan 16 detik.

Berdasarkan data dari CompuBox yang dilansir dari ESPN, Curiel menghajar Agaton dengan pukulan yang jauh lebih banyak. Curiel mendaratkan 43 pukulan akurat, sedangkan Agaton cuma memasukkan 10 pukulan.

Padahal, secara jumlah pukulan total, keduanya tidak berjarak jauh. Curiel melancarkan 108 pukulan, sedangkan Agaton cuma berselisih satu yakni 107 pukulan.

Tetapi secara akurasi, Curiel memang jauh lebih baik. Dia mencatat 48 persen pukulan akurat. Jauh sekali dibandingkan 14 persen milik Agaton.

Laga Curiel versus Agaton ini adalah partai tambahan untuk duel utama yakni Ryan Garcia melawan Luke Campbell. Garcia menang KO pada ronde ketujuh dan berhak mendapatkan sabuk juara dunia interim kelas ringan WBC. (h/jpc)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *