Simalungun, PRESTASIREFORMASI.COM – Olahraga memanah kini mulai marak menjadi olahraga yang digemari pemuda Millennial,  khususnya pemuda-pemuda muslim yang ada di nusantara. Arya Syah (20 tahun), berdarah Melayu, adalah salah seorang anak muda yang turut populerkan ollahraga yang digemar Nabi Muhammad SAW ini.

Bahkan Arya Syah yang akrab disapa syah ini, sudah cukup lama berpetualang di olahraga sunnah tersebut, malah sudah mendirikan organisasi memanah bernama ‘Sulthoniyya Archery’, berada di Kabupaten Simalungun, bermarkas di lapangan Tambiru Park kediamannya.

Keberadaan H. Budi Dalimunteh.SE, M.Si berperan cukup penting mendukung olahragaa memanah ini, Dia adalah pembina sekaligus pendukung penuh organisasi Sulthoniyya Archery yang dibentuk Arya Syah dan timnya.

Meskipun tidak memiliki basic memanah, Syah bersikukuh ingin mendalami ilmu memanah, keinginannya ini dilandaskan ingin menegakkan sunnah yang selama ini mulai memudar di kalangan anak Millennial, akibat kecanggihan teknologi sekarang ini.

“Sepertinya saya ini ditakdirkan Allah untuk terjun dalam olahraga memanah, apalagi pola dakwah untuk menghidupkan sunnah pada zaman Millennial sekarang ini haruslah dari sunnah-sunnah yang ringan, contohnya dari berolahaga, yaitu, memanah, berenang dan berkuda,” ungkap anak muda ini.

Arya Syah, Pemuda Millennial yang hobi olahraga memanah

“Apabila pola dakwah telah merespon logikanya, sunnah yang lain pun akan bisa ikut satu per satu dengan sendirinya, insha Allah,” lanjut Arya Syah.

Ia menuturkan, dalam hal memanah terinspirasi dari pemanah Muslim pertama yaitu Sa’ad bin Abi Waqqash. Ada dua hal penting yang menjadikan Sa’ad dikenang dan istimewa dalam sejarah islam.

Pertama yaitu, karena dialah pertama kali yang melepaskan anak panah membela agama Allah dan juga orang yang mula-mula terkena anak panah, ia hampir selalu menyertai Nabi Muhammad SAW dalam setiap pertempuran.

Kedua, Sa’ad adalah satu-satunya orang yang dijamin oleh Rasulullah SAW dengan jaminan kedua orang tua beliau. Dalam Perang Uhud, Rasulullah SAW bersabda,  “Panahlah,  wahai Sa’ad! Ayah dan ibuku menjadi jaminan bagimu”. 

Setelah berhasil membuat suatu tournament Archery Cup 2020 bersama tim memanahnya di lapangan Tambiru Park kediamanH. Budi Dalimunteh.SE, M.Si untuk menyambut dan memeriahkan HUT Kemerdekaan RI ke-75, Arya Syah mendapat dukungan penuh dari tokoh-tokoh agama dan petinggi petinggi perpanahan yang ada di nusantara.

Salah satunya dari komite olahraganasional indonesia (KONI) cabang Asahan Beny Rahim, atlet nasional sekaligus tokoh panahan ternama dari club Silver Archer yang berada di Kabupaten Asahan.

Syah mengaku belum pernah mendapatkan kendala besar selama mengikuti olahraga panahan, malah mendapatkan relasi yang banyak dan baik saat berolahraga memanah, mendapatkan pahala yang dijanjikan Rasulullah Muhammad SAW  karena menegakkan sunnahnya, ketenangan dan kesehatan berfikir yang didapatkan dari dampak latihan memanah.

“Kedepannya saya berniat untuk istiqomah dalam olahraga sunnah Nabi ini dengan mengikuti aturan dan standar yang itetapkan Perpanahan Indonesia (Perpani) dan akan meningkatkan minat dan jumlah pemuda pemuda millennial sekarang ini ikut andil dalam olahraga sunnah yang sudah mulai memudar saat ini,”kata Arya Syah.

Arya Syah bersama tim Sulthoniyya Archery.

Menurut Anak muda yang energik ini, ketika kita belum mampu untuk membangun masjid sebagai amal jariyah kita, belum mampu untuk membangun sekokah tahfiz, dan apapun amal jariyah lainnya, minimal kita bisa membuat suatu wadah yang amalannya akan mengalir seterusnya untuk kita.

“Minimal dari hal yang kecil dulu , yaitu seperti membuat olahraga sunnah, ketika anda mengajak dan selama yang anda ajak masih memainkan panah nya, selama itu juga mengalir pahala yang akan didapatkan,” ucap Arya Syah.

Arya Syah bercita-cita olahraga panahan ini bisa memasyarakat, sehingga olahraga ini terkesan tidak esklusif pada satu kaum tertentu saja, tetapi siapapun bisa memainkan nya . (h/Herinda Hasibuan)

BERITA TERBARU LAINNYA:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *