Dairi, PRESTASIREFORMASI.COM – Pembagian Bantuan sembako dari Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprovsu) untuk penanganan Virus Corona Disease (Covid-19) di Kabupaten Dairi mulai disalurkan. Bantuan sembako sebanyak 32.146 paket nantinya akan disalurkan kepada masyarakat terdampak Covid-19 di 15 Kecamatan yang ada di Kabupaten Dairi.

Kegiatan penyaluran bantuan itu ditandai dengan apel bersama dan penyerahan secara simbolis yang dipimpin Bupati Dairi, Dr Eddy Keleng Ate Berutu, di halaman GOR Jalan Rumah Sakit Umum, Kecamatan Sidikalang, Selasa (2/6/2020) siang.

Eddy Berutu mengucapkan Terimakasih kepada Pemprovsu, dimana Kabupaten Dairi mendapat bantuan  sosial berupa sembako sebanyak 32.146 paket yang berisikan, beras 10 kg, gula pasir 2 kg, minyak goreng 2 liter dan 20 bungkus mie instan.

“Untuk bantuan yang sudah masuk dan diterima Pemkab Dairi melalui BPBD sebanyak 9.820 paket. Sehingga masih ada kekurangan sebanyak 22.326 paket yang mana akan bertahap dikirim Pemprovsu ke Dairi,” ujar Eddy Berutu.

Bupati mengatakan, wabah virus corona tidak hanya menjadi persoalan bangsa Indonesia, tetapi sudah menjadi persoalan global. Akibat dampak pandemi ini merontokan sendi-sendi kehidupan, baik ekonomi, sosial dan budaya.

Ia menyebut, sejak WHO menetapkan Covid-19 adalah pandemi, sejak itu pula negara-negara dibelahan dunia dihantui kecemasan. Pemerintah diamanatkan oleh konstitusi harus mampu menjamin keselamatan maupun kelangsungan hidup masyarakatnya di tengah bencana ini.

“Kita patut bersyukur karena pemerintah, baik Pemerintah Pusat, Provinsi dan Kabupaten tidak tinggal diam dalam penaganan pandemi ini,” katanya.

Berbagai kebijakan, katanya, telah dilakukan Pemerintah Pusat melalui Kementrian Sosial, berupa Bantuan Sosial Tunai (BST) dan Kementrian Desa tentang perioritas penggunaan dana desa tahun 2020 yang diperuntukan untuk Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD).

BACA JUGA:

Eddy Berutu, menyampaikan sampai saat ini pengalokasian dari Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) khususnya penerima Program Keluarga Harapan (PKH) di Kabupaten Dairi kurang lebih 8000 Kepala Keluarga (KK).

“Bantuan itu diperuntukan bagi mayarakat miskin yang terdampak ekonomi dengan prioritas para lanjut usia, penyandang disabilitas dan masyarakat memiliki penyakit kronis, serta masyarakat yang belum pernah mendapatkan bantuan dari pemerintah,” terang Bupati Dairi ini.

Ia mengungkapkan, melihat perhitungan dari segi populasi penduduk, sebagian besar masyarakat Dairi sudah mendapatkaan berbagai bantuan, baik bantuan dari Kementrian Sosial dalam hal ini BST kepada 19.464 KK, BLT-DD kepada 16.872 KK untuk 161 desa.

“BST-Kelurahan kepada 3.918 KK di 8 kelurahan. Bantuan tersebut sebesar Rp. 600 ribu per KK. Diharapkan bantuan itu dapat meringankan beban masyarakat ditengah pandemi Covid-19,” ucap Eddy.

Bupati mengimbau kepada seluruh masyarakat Dairi untuk tetap melakukan sosial distancing, physicaal distancing, penggunaan masker bila keluar rumah dan menerapkan prokol kesehatan, Serta menerapkan pola hidup bersih dan sehat (PHBS) yang dimulai dari diri sendiri dan lingkungan sekitar.

Kepada para Camat, TNI dan Polri, sebagai kepala kewilayahan Eddy Berutu meminta untuk tetap bersinergi dalam mengawal bantuaan yang diberikan Pemerintah Pusat, Provinsi dan Kabupaten. Sehingga semua bantuan tepat sasaran kepada masyarakat yang benar-benar membutuhkan.

“Saya berharap kepada kita semua tetap semangat dalam berbagai aktivitas untuk menjaga warga kita, serta memberikan edukasi terhadap bahaya Covid-19 yang sedang mewabah saat ini,” pungkasnya

Turut hadir dalam Kegiatan itu Ketua DPRD Sabam Sibarani, Danramil 02/Sidikalang Kapten Kav Warsimin, Kabag OPS Polres Dairi Kompol Kasmin Sitanggang, Kapolsek Sidikalang AKP Jokner Malau, Perwakilan Kejakasaan Dairi Zulkarnain Harahap dan Pengadilan Sidikalang. (Nur )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *