Camat Medan Belawan Beri Alat Penyemprotan Disinfektan ke RMM Alfalah

Belawan, prestasireformasi.com – Upaya memutus rantai penyebaran wabah corona virus desease (Covid-19) di wilayah Kecamatan Medan Belawan, Camat Medan Belawan Ahmad SP memberikan alat penyemprotan disinfektan kepada Rumah Maghrib Mengaji Alfalah I Belawan yang berlokasi Jalan Selebes Lingkungan 37 Gang Alfalah I Belawan asuhan Bgd. Masri Tanjung (wartawan PRESTASI REFORMASI/Biro Belawan).

Penyerahan 1 unit alat penyemprotan disinfektan tersebut diserahkan Camat Medan Belawan kepada guru Maghrib Mengaji Alfalah I Kelurahan Belawan Bgd. Masri Tanjung di Kantor Camat Jalan Cimanuk Belawan, Sabtu (4/4).

Sebelum menyerahkan alat tersebut, Camat Medan Belawan yang akrab dengan panggilan Pak Ucok itu memberikan petunjukan cara penggunaan alat penyemprotan disinfektan tersebut.

“Selamat menggunakan. Semoga bermanfaat untuk membantu memutus rantai penyebaran wabah virus corona ini khususnya di Rumah Maghrib Mengaji Alfalah Belawan II asuhan Pak Tanjung.” seru Ahmad.

Selain berharap alat bantu pemutus rantai penyebaran virus corona ini dapat digunakan dengan baik, putera Belawan yang kini didulukan selangkah dan ditinggikan seranting di jajaran Muspika Pelabuhan Laut Kota Medan ini juga mengimbau kepada warga Belawan agar dapat bekerja sama membantu Pemerintah dalam mempercepat proses pemulihan wabah virus corona ini.”

“Mari sama kita patuhi imbauan dan saran-saran terbaik dari Pemerintah dalam menyikapi kondisi yang tengah berlangsung kini. Hindari kerumunan, jaga jarak, budayakan cuci tangan dengan sabun. Kalau tidak ada keperluan yang mendesak, tinggal di rumah itu lebih baik dari pada keluar rumah apalagi keluyuran,” ujar Camat ini.

“Seiring dengan upaya pencegahan dan memutus rantai penyebaran virus corona ini mari perbanyak kita berdo’a, istighfar dan bershalawat, semoga wabah virus corona ini segera Allah angkat dari NKRI ini,” lanjut Ahmad SP.

Pemberian alat bantu pemutus rantai penyebaran Covid-19 ini berawal dari bincang-bincang ringan tentang perkembangan virus corona sekilas bernostalgia semasa kami remaja di Belawan di penghujung tahun 70-an.

Ternyata “lasak” Ucok ini di masa remajanya tak pupus begitu saja di usia tuanya meski sudah menjabat sebagai Camat.

Padahal tadi pagi mendung yang memayungi Kota Maritim ini terkesan memproklamirkan akan turun hujan. Namun, Ucok tetaplah Ucok. Dengan mengenakan masker penggemar si “hitam manis” (kopi mantap), maaf bukan promosi kopi ya… Ucok nyelonong ke Pasar Kapuas keperluan meninjau situasi dan kondisi Pasar Inpres dan Pasar Kapuas.

Kesempatan bagiku “menghempang” langkahnya untuk segera kembali ke Kantornya di Jalan Cimanuk Belawan. Pagi itu aku bukan ingin konfirmasi dengan Pak Camat “lasak” ini. Cuma ingin mendengar sebait guyonannya.

Aku pun mencoba membuat dia penasaran agar ada “pemasaran”. Ternyata betul. Usia melontar seulas guyon berpadu senyum dan cekekehan. Pak Ucok dengan diplomatis menawarkan kepadaku, “Ndjung… nanti siang main ke Kantor ya… aku mau kasi alat penyemprotan disinfektan untuk Rumah Mengaji awak ! Mau kan?” tanyanya pula. “Mau kali lah,” jawabku.

Akhirnya di bawah guyuran hujan mentel itulah kami meluncur ke Kantornya Jalan Cimanuk Belawan. Cuma itu tadi… aku bak kata akulah merayap dengan sepeda motor yang relatif uzur, sedangkan Pak Ucok lasak tentulah dengan mobil dinas Pemko Medan berplat merah.

Tapi nilai lebih yang kudapat di bawah guyuran hujan itu aku bisa mendapat alat bantu pemutus rantai penyebaran virus corona, walaupun setelah itu badanku meriang gembira diembat hujan… ha ha ha.. asyiiik. Terima kasih Pak Camat Ahmad SP. (Bgd. Masri Tanjung)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: