Pasca Operasi Tumor di Kepala, Yulida Sari Masih Butuh Perawatan

Yulida Sari Tarihoran

Barus/Tapteng, PRi. Com – Yulida Sari Tarihoran sapaan akrabnya Sari Kelahiran Barus 5 Juli 1999,yang menderita sakit pembengkakan di bagian kepala akhirnya selesai menjalani operasi.

Putri pertama dari pasutri H.Tarihoran (67) dengan R.br Simatupang (50) yang ekonominya pas -pasan itu tinggal di desa Gabungan Hasang Kec Barus Tapanuli Tengah Sumatera Utara harus menerima kenyataan saat putrinya divonnis dokter menderita tumor di kepala,

Satu -satunya jalan yang harus ditempuh untuk penyembuhannya mengangkat tumor yang bersarang dikepala sebelah kanannya harus operasi total. 

N. Tarihoran salah seorang keluarga Sari, menuturkan penyakit yang diderita Sari sudah ada sejak ia masih kecil.

“Awalnya Sari pernah terjatuh waktu kecil, dan kita sudah membawanya berobat baik ke Puskesmas maupun ke paranormal, aktivitas Sari selama ini tak ada kendala, cuma terkadang ia merasa kebas di bagian tangan dan pipi serta pendengarannya sedikit terganggu ” tutur N. Tarihoran Oncunya Sari. 

Dikatakan, pada awal April 2019 oleh keluarga membawanya berobat ke RSUD Pandan Tapteng dari hasil pemeriksaan dokter yang menanganinya disitulah diketahui Yulida Sari Tarihoran mengalami pembengkakan di kepala, dan pasien akhirnya dirujuk ke RSUP Adam Malik Medan. 

Pada 4/9 -2019 Sari yang masih menimba ilmu di STIT Hasiba Tapteng semester V ini, menjalani operasi bedah Syaraf  di RSUP H. Adam Malik Medan. Proses operasi sejak masuk ruang bedah hingga selesai berlangsung sekitar 8,5 jam operasnya berjalan lancar.

“Pasca operasi anak kita Yulida Sari ditempatkan diruangan ICU selama 2 malam, Jumat sore 6/9 keluar dari ICU dan saat ini ia terbaring di ruang rawat inap ” sebut orang tuanya H. Tarihoran sedih.  

Meski orang tuanya tercatat sebagai keluarga kurang mampu dengan semangat yang kuat didorong dengan keinginannya untuk sembuh Yulida Sari tetap bersemangat dengan tekad yang kuat untuk segera pulih.

“Mohon dukungan dan do’a dari semuanya terutama teman, kerabat dan sanak famili dan semua yang berempati semoga saya cepat pulih dan kembali mengikuti perkuliahan,” tutur Sari saat ditemui PRi. Com di pembaringannya. (Zurlang)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: