
Diperkirakan Kerugian Miliaran Rupiah
Karimun, PRESTASIREFORMASI.Com – Gedung E (Kesbang Pop) Kabupaten Karimun, yang berlokasi dekat Kantor Bupati Karimun, terbakar hingga ludes dilalap Sijago merah, Rabu (6/1/2021).
Diperkirakan api marak pada pukul 02.00 malam sampai pagi, akibat kebakaran tersebut tidak ada barang (alat kantor) yang terselamatkan, semuanya ludes berikut meja kursi hangus menghitam.
Gedung E merupakan ruangan yang dihuni Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BJPSDM) Dinas Pangan dan Pertanian (Dispangatan) Serta Badan Kesatuan Bangsa Dan Politik (Bakesbangpol) Kabupaten Karimun.
Sementara Gedung E yang terparah terbakar pada bagian belakang, di ruangan yang dipakai Badan Kesbangpol Karimun.
Kepala Satpol Pamong Praja (PP) Kabupaten Karimun Tejaria yang berada dilokasi kejadian, kepada Wartawan menyebut, “Kapan terjadinya kebakaran belum dapat dipastikan, hal ini belum diketahui secara pasti, saat ini masih dalam penyelidikan pihak Kepolisian,” paparnya”.
Sementara dari luar gedung masih terlihat asap mengepul di ruangan Badan Kesbangpol.
PERISTIWA:
- “Unjuk Rasa di Deli Serdang Berujung Pembakaran dan Lempar Batu/Botol”

- Satresnarkoba Polres Karimun Musnahkan Sabu Seberat 344,44 Gram

- Motif Dendam Terungkap di Rekonstruksi Penemuan Mayat Perempuan di TPS Sergai

BERITA UTAMA:
- Samosir Tancap Gas Bawang Putih, Bupati Tegaskan Disiplin Eksekusi Program Pusat

- Sat Narkoba Polres Langkat Tindak Lanjuti Laporan Warga, Dua Tersangka Diamankan di Hinai

- Polsek Pangkalan Brandan Tangkap Dua terduga pelaku Curanmor dengan modus pura-pura berburuh

Terkait kebakaran di Gedung E tersebut pihak Kepolisian Polres Karimun masih menyelidikinya, sementara kebakaran diketahui pagi hari ketika para Pegawai baru masuk kantor.
Bupati Karimun H. Aunur Rafiq menyayangkan gedung tersebut terbakar tanpa ada yang Tahu.
Dia merasa kecewa, seharusnya ada petugas piket yang brtugas di gedung E tersebut.
Hasil pantauan di lapangan, kebakaran yang melanda Gedung E Pemerintah Kabupaten Karimun kondisinya sangat parah, sehingga diperkirakan kerugian mencapai miliaran rupiah.
Saat ini Pemerintah Kabupaten Karimun c/q Bupati Karimun akan mengupayakan untuk menyewa kantor agar 5 OPD tersebut dapat beraktifitas kembali. (Yuliana)


