
Samosir, PRi.com
Pemerintah Kabupaten Samosir mempercepat realisasi program ketahanan pangan dengan langkah terukur dan disiplin pelaksanaan di lapangan. Bupati Samosir, Vandiko T. Gultom, turun langsung ke Desa Maduma, Kecamatan Simanindo, untuk memimpin penanaman bawang putih bersama kelompok tani, Kamis (30/4).
Sebanyak 16 ton bibit ditanam di lahan 20 hektare sebagai bagian dari dukungan Kementerian Pertanian Republik Indonesia. Pemerintah daerah menegaskan, program ini bukan seremonial, melainkan target produksi yang harus tercapai dengan standar kerja yang jelas dan terukur.
“Ini kepercayaan dari pusat yang wajib dijawab dengan hasil. Tidak ada ruang untuk setengah-setengah,” tegas Vandiko di lokasi.
Bupati memastikan seluruh perangkat daerah, penyuluh pertanian lapangan (PPL), hingga kelompok tani bergerak dalam satu komando. Setiap kendala di lapangan diminta diselesaikan cepat, tanpa birokrasi berbelit, agar siklus tanam hingga panen berjalan optimal.
Program ini juga diperkuat dengan dukungan alat pertanian serta pendampingan teknis, termasuk keterlibatan peneliti dari Badan Riset dan Inovasi Nasional. Langkah ini dimaksudkan untuk memastikan produktivitas dan kualitas hasil sesuai target.
Perwakilan Kementerian Pertanian, Risda Sinaga, menilai Samosir memiliki potensi kuat menjadi sentra hortikultura. Pemerintah pusat, kata dia, juga menindaklanjuti kebutuhan infrastruktur irigasi guna menjamin keberlanjutan produksi.
Sementara itu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan Kabupaten Samosir, Tumiur, menargetkan produktivitas bawang putih mencapai 20 ton per hektare. Pendampingan intensif akan dilakukan untuk memastikan target tersebut tercapai tanpa kompromi.
Di tingkat petani, Ketua Kelompok Tani Santo Adrianus Peajolo, Edu Turnip, menyatakan kesiapan menjalankan program secara serius. “Kami siap bekerja maksimal agar hasilnya nyata,” ujarnya.
Pemkab Samosir menegaskan, keberhasilan program ini akan menjadi tolok ukur pengembangan komoditas bawang putih di wilayah lain. Dengan pola kerja yang disiplin dan kolaboratif, Samosir ditargetkan naik kelas sebagai sentra produksi bawang putih di Sumatera Utara sekaligus memperkuat ketahanan pangan nasional. ( dns)






