illustrasi Narkoba jenis Sabu.

Jakarta, PRESTASIREFORMASI.Com – Badan Narkotika Nasional (BNN) RI buka suara soal penggerebekan yang dilakukan pihaknya di Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) Provinsi Riau.

Diketahui, dalam penggerebekan itu, diduga ada 100 kg sabu diamankan

Karo Humpro BNN RI Brigjen Sulistyo Pudjo Hartono mengatakan saat ini BNN pusat masih menunggu data yang diberikan penyidik di lapangan.

“Kami masih belum diberi data oleh Penyidik lapangan. Masih saya tunggu info dari lapangan,” kata Pudjo kepada Tribunnews, Rabu (22/9/2021).

Pudjo juga belum bisa memastikan jumlah tersangka dalam penggerebekan tersebut.

“Tunggu dulu ya,” katanya.

Sebelumnya, Badan Narkotika Nasional (BNN) Pusat dikabarkan berhasil menggagalkan peredaran 100 Kilogram sabu di Kabupaten Rokan Hilir (Rohil), Provinsi Riau, Selasa (21/9/2021).

Informasi yang dilansir dari Tribunpekanbaru.com, pengungkapan itu dilakukan di Kelurahan Bagan Kota, Kecamatan Bangko Kota, Bagansiapiapi, Kabupaten Rohil, sekitar pukul 04.00 WIB.

Aparat menggerebek sebuah rumah di Jalan Sentosa, Rohil.

Ketika itu, petugas berhasil menyita barang bukti berupa 100 kilogram sabu. Seorang terduga pelaku berinisial K yang merupakan warga setempat, turut diamankan.

Masih berdasarkan informasi, pengungkapan itu bermula saat barang akan dibawa melalui jalur laut menuju Sinaboi, Rohil.

Barang haram itu disinyalir dikendalikan napi Lembaga Pemasyarakatan (Lapas).

Kabid Pemberantasan BNN Provinsi Riau, Kombes Pol Berliando ketika dikonfirmasi perihal pengungkapan itu, tak menampiknya

“Itu BNN Pusat (yang menangani). Konfirmasi ke Karo Humpro BNN ya, Brigjen Pudjo,” ucap dia. (h)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *