Belawan, PRESTASIREFORMASI.Com – “Bila cinta ditolak, terkadang makan terasa tak enak. Ketika harapan mendapatkan vaksin ditolak, perasaan pun bisa menjadi tak enak”. Seperti itulah kisah sedih yang dialami Hasiholan Paruntungan. Nelayan Belawan ini empat kali mengalami penolakan di beberapa tempat untuk mendapatkan vaksin.

Meski impiannya tuk bisa mendapatkan vaksin masih disergap rintangan, namun nelayan berusia 49 tahun ini tak putus asa. Ketika istirahat tidak melaut, ia tetap merambat ke sana ke mari mencari tau tempat-tempat layanan vaksinasi digelar. Harapan hatinya suatu saat nanti ia bisa divaksin.

Seiring upayanya yang maksimal dalam menjemput asa, akhirnya Rabu (22/09/2021) secupak rasa pilu di hatinya terjawab dengan mendapatkan vaksin pada kesempatan serbuan vaksinansi Maritim TNI AL Lantamal I. Nelayan separoh baya ini tampak merasa senang dan bahagia.

Serbuan vaksinasi yang dilaksanakan prajurit matra laut Lantamal I Belawan itu berlangsung di pelataran penampungan ikan Kampung Nelayan Gabion Medan Belawan Sumatera Utara dekat Hasiholan nongkrong sebelum melaut.

Hasiholan Paruntungan yang biasa dipanggil “Mas Jun” (Juntak) itu, dilokasi kerja penampungan ikan Gabion berulang kali mendatangi petugas vaksin, baik di Puskesmas maupun di rumah sakit, namun selalu ditolak.

Walhasil hari ini Rabu (22/09/2021) tepat di kegiatan serbuan vaksinasi maritim yang dilaksanakan oleh TNI AL Lantamal I impiannya untuk tervaksin akhirnya terjawab. Hasiholan Paruntungan pun sontak senyum simpul.

Di hadapan Komandan Lantamal I Laksamana Pertama TNI Achmad Wibisono yang hadir meninjau langsung jalannya kegiatan vaksinasi itu, Pak Juntak menyampaikan keluh kesahny. Menurutnya sudah 4 kali dirinya mendatangi petugas vaksin namun tetap ditolak, karena tensi “Oppung” ini tergolong tinggi, sehingga nakes tidak menganjurkan untuk vaksin.

Menyahuti pinta dan harapan nelayan Gabion Belawan ini Danlantamal I memanggil Karumkit RSAL Komang Makes Letkol Laut (K) Dr.Yendri untuk memberikan penanganan medis di RSAL agar tensi Pak Juntak dapat turun.

Atas arahan tersebut Pak Juntak langsung diboyong ke RSAL Belawan dengan ambulance guna mendapatkan penanganan. Lewat penangan medis secara humanis, tak begitu lama Mas Jun dinyatakan dapat diberi vaksin karena tensinya sudah turun. Woww.

Di balik kisah sedih perjuangannya 4 kali ditolak untuk mendapatkan vaksin, tapi semangat dan tekad Pak Hasiholan Paruntungan untuk mendapatkan vaksin perlu menjadi contoh bagi masyarakat lainnya, bahwa dengan melaksanakan vaksin akan meningkatkan kekebalan tubuh yang dapat memutus mata rantai penyebaran Virus covid-19.

TNI AL Lantamal I salah satu instansi yang selalu melaksanakan serbuan Vaksinasi Maritim. Ini guna mewujudkan program pemerintah agar 70% penduduk Indonesia mendapatkan Vaksin. (tandjung).

Impian bisa mendapat vaksin terwujud di bibir Pantai Gabion Belawan lewat serbuan vaksinasi maritim TNI AL Lantamal I, meski sempat mengalami empat kali penolakan karena darah tinggi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *