Wajah Muhammad Kece setelah menerima bogem mentah

Jakarta, PRESTASIREFORMASI.Com– Visum yang dilakukan terhadap Muhammad Kece atas terjadinya insiden yang membuat wajah you tuber ini bonyok alias lebam akhirnya keluar. Sepuluh luka lebam diduga akibat menerima “bogem mentah ” dari seorang petinggi Polisi, Irjen Pol. Napoleon Bonaparte yang dilakukan dalam rutan Bareskrim Polri.

Atas insiden ini pihak Polri menegaskan bahwa Napoleon Bonaparte akan diperiksa pada hari ini Selasa (21/9/2021), terkait dugaan penganiayaan yang dilakukan terhadap Muhammad Kece.

Direktur Tindak Pidana Umum(Dirtipidum) Bareskrim Polri, Brigjen Pol Andi Rian Djajadi mengatakan, dari 10 luka lebam di tubuh Muhammad Kece terdapat 9 di bagian wajah dan satunya di bagian pinggang. Hasil visum et repertum, korban menjelaskan ada 10 luka lebam di tubuh yang diduga dilakukan NB.

Diketahui setelah mendapatkan bogem mentah yang diduga di lakukan oleh NB itu , Muhammad Kece mendapat pengecekan kesehatan di RS Polri selama beberapa waktu.

Untuk tindakan lebih lanjut, Andi menjelaskan bahwa Bareskrim Polri akan menjalankan pemeriksaan terhadap NB usai dilaporkan Muhammad Kece.

Saat ini Andi menyampaikan bahwa penyidik Bareskrim Polri sedang melakukan serangkaian pemeriksaan terhadap saksi saksi sebelum penetapan tersangka. Setelah sebelumnya penyidik telah mengambil keterangan dari Muhammad Kece.

Untuk diketahui Muhammad Kece ditangkap pada 24 /8/ 2021 di Banjar Untal Untal, Bali terkait dengan penistaan agama yang ia lakukan melalui Chanel you tubenya. Salah satu yang paling di soroti tentang ucapan terkait kitab kuning dan Nabi Muhammad SAW. Hingga menuai kontraversial di tengah masyarakat.

Sementara pertemuan mereka dengan Irjen Pol Napoleon Bonaparte di rutan Bareskrim sejak di tahannya BN terjerat kasus penerimaan suap sebesar USD 200 ribu (dollar Singapura) atau sekitar Rp 2.145.743.167, _ dan USD 370 ribu (dollar Singapura) sekitar Rp 5.148.180.000, _ dari terpidana hak tagih (Cessie) Bank Bali oleh Djoko Tjandra.

Terlepas dari segala hal tersebut di atas NB telah merasa geram terhadap Muhammad Kosman atau Kece, mendengar ceramah yang seolah olah menyudutkan ajaran Islam. NB menulis surat pada pengacaranya “Saya boleh dihina siapa pun, tapi Allah dan Nabiku tak boleh ada yang menghinanya, “ujarnya. (Saiful AP/ JM).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *