Tiga medali (dua emas, 1 perak) disumbangkan atlet bulutangkis asal Riau, yakni Leani Ratri Oktila.

Pekanbaru, PRESTASIREFORMASI.Com – Paralimpiade Tokyo 2020 resmi berakhir malam tadi  (5/9). Upacara penutupan berlangsung di Japan National Stadium, Tokyo.

Kontingen Indonesia finis di peringkat ke-43 dalam daftar akhir klasemen perolehan medali. Merah Putih mendulang total 9 medali yang terdiri atas 2 emas, 3 perak, dan 4 perunggu.

Tiga medali (dua emas, 1 perak) disumbangkan atlet bulutangkis asal Riau, yakni Leani Ratri Oktila. Kemarin (5/9), Leani Ratri Oktila meraih medali emas ganda campuran berpasangan dengan Harry Susano di nomor SL3-SU5 di Stadion Nasional Yoyogi, Ahad (5/9).

Pasangan ini meraih emas usai menang 23-21 dan 21-17 atas pasangan Prancis Lucas Mazur/Noel Faustine. Sebelumnya, satu emas dipersembahkan Leani saat berpasangan dengan Khalimatus Sadiyah di nomor ganda putri SL3-SU5, Sabtu (4/9).

Leani juga meraih medali perak dari kategori tunggal putri SL4. Ketua NPC Kampar terpilih Zulkifli mengatakan, total medali yang telah diraih oleh Leani Ratri Oktila di pesta olahraga multicabang terbesar di dunia atau Paralimpiade Tokyo 2020 tersebut adalah dua emas dan satu perak.

“Sebenarnya target Leani Ratri Oktila di Paralimpiade Tokyo 2020 adalah tiga emas, tapi karena jadwal pertandingan yang mepet sehingga membuat Leani mungkin sangat kelelahan sekali,” ujar Zulkifli seperti dilansir dari Riau Pos, Ahad (5/9).

Zulkifli menceritakan kalau sebelum tergabung dalam NPC Kabupaten Kampar Leani juga merupakan atlet badminton dan telah meraih beberapa prestasi. Kemudian akibat kecelakaan yang terjadi pada Leani kemudian bergabung dengan NPC Kabupaten Kampar.

“Alhamdulillah perjalanan karirnya sebagai atlet badminton terus gemilang sampai saat ini,” kata Zulkifli.

Ia mengungkapkan, Leani merupakan seorang atlet yang gigih dalam berlatih ditambah lagi dengan dukungan penuh dari kedua orang tuanya. Terutama bapaknya yang  juga menjadi pelatih Leani.

Bahkan sempat melatih Leani di salah satu lapangan badminton di depan rumahnya.

Leani bergabung di NPC Kampar 2011 dan bisa bergabung latihan dengan teman-temannya. Selanjutnya meniti karir dan dipanggil di pelatnas dan kejuaraan lainnya sehingga untuk balik ke Riau itu sangat jarang sekali karena jadwalnya sangat padat.

“Kami berharap dengan prestasi yang telah ditorehkan Leani bisa memberikan motivasi kepada junior-juniornya,” ungkapnya.

Gubri Siapkan Bonus Gubernur Riau (Gubri) Syamsuar mengaku sudah menyiapkan bonus bagi Leani Ratri Oktila yang berhasil meraih dua emas dan satu perak pada ajang Paralimpiade Tokyo 2020.

Bonus tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi terhadap Leani yang sudah membanggakan Indonesia, terutama Provinsi Riau pada ajang Paralimpiade Tokyo 2020.

Selain menyiapkan bonus, Gubri juga akan menyambut langsung Leani ketika pulang kampung ke Riau nantinya.

“Nanti kita sambut kehadirannya balek kampung dan dikasih bonus. Saya juga nonton kemarin,” kata Gubri.

Gubri juga sebelumnya menyaksikan langsung pertandingan yang dimenangkan Leani bersama Khalimatus Sadiyah melalui live streaming, bertempat di Rumah Dinas Gubernur Riau, Sabtu (4/9). Usai menyaksikan pertandingan itu, Gubri mengucapkan selamat atas pencapaian yang luar biasa tersebut.(h/rpc)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *