Tarutung, PRESTASIREFORMASI.Com – Bupati Tapanuli Utara (Taput) Drs. Nikson Nababan, M.Si kembali mengingatkan agar seluruh elemen masyarakat tetap mentaati dan melaksanakan protokol kesehatan (prokes) untuk menghempang penyebaran covid-19 serta bersama-sama untuk mensosialisasikannya sehingga kesadaran masyarakat makin meningkat.

“Kita berharap seluruh elemen masyarakat harus waspada dan tetap perduli dalam hal penyebaran covid-19. Prokes harus benar-benar dilaksanakan dengan baik, harus tetap ketat dan tidak boleh kendur. Kita juga tingkatkan sosialisasi sehingga masyarakat tetap sadar bahwa bahaya virus ini masih tetap mengancam,” ungkap Bupati Taput.

“Kita terus ingatkan agar pemilik dan pengelola tempat publik maupun pelayanan publik agar turut memberikan penerangan bahaya covid dan turut mengedukasi masyarakat atas pentingnya prokes. Dalam penerapan prokes ini yang pertama adalah menjaga jarak, utamanya tidak boleh bersalaman, berpelukan dan bahkan cipika-cipiki sangat dilarang,” lanjut Drs. Nikson Nababan, M.Si.

Dikatakan, upaya mengajak para Tokoh Agama untuk bersama-sama melakukan langkah antisipasi penyebaran covid dan juga agar turut mensosialisasikan penerapan prokes bagi masyarakat termasuk dalam Bulan Suci Ramadhan dan menjelang Hari Raya Idul Fitri 1442 H nanti.

“Saya berharap agar Forkopimda khususnya TNI-Polri tetap mengawal pelaksanaan berbagai rangkaian ibadah tersebut sehingga memberikan kenyamanan bagi Saudara-saudari kita yang menjalaninya. Selain itu kata Bupati, pelaksanaan Ibadah dan pesta adat diperbolehkan dengan tetap memperhatikan ketentuan, seperti batasan kapasitas tempat dan ruangan,” tambahnya.

Hal ini disampaikan Nikson Nababan ketika memimpin rapat bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Taput dalam Penanganan Penyebaran Covid-19 di daerah ini termasuk antisipasi selama Bulan Suci Ramadhan dan menjelang Hari Raya Idul Fitri, bertempat di Sopo Rakyat Rumah Dinas Bupati Taput, Tarutung. (Jumat, 23/04/2021).

Forkopimda Taput yang hadir pada kesempatan tersebut yaitu, Ketua DPRD Poltak Pakpahan, Dandim 0210/TU. Rony Agus Widodo, Kapolres Taput AKBP Muhamad Saleh, Ketua PN Golom Silitonga dan Kejari Taput.

Pada rapat yang juga dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Indra Simaremare, Asisten Pemerintahan dan Kesra Parsaoran Hutagalung, Asisten Pembangunan dan Perekonomian Osmar Silalahi serta beberapa pimpinan Perangkat Daerah ini.

Bupati terlebih dahulu mendengarkan usulan dan masukan dari para Forkopimda serta laporan Satuan Tugas Penanganan Covid-19 dan OPD teknis.

Bupati juga menjelaskan langkah-langkah yang perlu diterapkan dalam mengantisipasi peningkatan penyebaran covid-19 dan juga penanganan bagi para pasien yang terpapar serta intruksi kepada para jajarannya.

Pemkab Taput akan tindaklanjuti arahan Pemerintah Pusat terkait himbauan untuk tidak mudik saat Lebaran nanti. Protokol kesehatan harus tetap diperketat, pada H-7 hingga H+7 akan dilakukan lagi posko diperbatasan Kabupaten dan Kecamatan bagi para pemudik dengan tetap memperhatikan jangan sampai menghambat roda perekonomian masyarakat.

“Kita juga akan mempersiapkan sarana pendukung bagi posko tersebut termasuk menyediakan tenaga medis. Saya kembali tegaskan, bahwa seluruh ASN Pemkab Taput dilarang melakukan perjalanan luar daerah tanpa seijin Bupati,” tegas Bupati menutup rapat.(Jas)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *