Barus, PRESTASIREFORMASI. Com — Masyarakat desa Pasar Terandam Kecamatan Barus Tapanuli Tengah menggelar acara doa tolak bala. Acara yang dilaksanakan setiap tahunnya, tepatnya pada hari Rabu Minggu ketiga pada bulan Safar.

Seperti halnya pada Rabu (14/10-2020), bertepatan tanggal 26 Safar 1442 Hijriyah, masyarakat menggelarnya di Muara desa Pasar Terandam Kecamatan Barus.

Syafran Jamil Marbun tokoh masyarakat desa Pasar Terandam kepada prestasireformasi.com mengatakan, acara do’a bersama yang disebut dengan tolak bala itu merupakan salah satu kearifan lokal yang sudah berlangsung secara turun temurun yang digelar setiap tahun pada minggu ketiga bulan Safar.

“Kegiatan ini merupakan bentuk perwujudan rasa syukur kita kehadirat Allah swt dengan bermunajat kehadiratNya serta memohon agar negeri kita dijauhkan dari segala jenis bala atau cobaan, seperti wabah Pandemi Covid -19 yang masih melanda negeri ini, kita mohon agar semuanya cobaan itu dijauhkan,” sebut Syafran.

Menurut Safran Jamil, prosesi acara tolak bala yang bernuansa religi ini, diawali dengan mengumandangkan suara azan oleh mu’azzin kemudian dilanjutkan dengan do’a takhtim dan Tahlil lalu ditutup dengan do’a yang dipimpin oleh seorang ustadz, setelah itu makan bersama dengan duduk bersila diatas tikar yan sudah dibentangkan.

“Ritual tolak bala ini dimulai sejak tergelincir matahari atau sekitar pukul 15.00 Wib di Muara desa Pasar Terandam bertepatan dengan hari Rabu minggu ketiga bulan Safar, diikuti para pemuka agama dan Kepala desa Pasar Terandam, Forkopimka Barus serta masyarakat setempat. ” ujar Safran.(Zurlang)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *