Samosir.PRESTASI REFORMASI.COM – Komisi I DPRD Kab Samosir melaksanakan tugas konsultasi ke Dinas Pemberdayaan masyarakat Desa, Perempuan dan Perlindungan Anak Kab Humbang Hasundutan, Rabu (09/09/20.)
Kunjungan konsultasi dan koordinasi Komisi I DPRD Kab Samosir ini terkait dengan Pengelolaan ADD dan Dana Desa dalam upaya meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Samosir.
jKunjungan tersebut juga didampingi Sekretaris DPRD Kab Samosir Marsinta Sitanggang dengan Plt. Kabag Perundang-undangan dan Humas Sekretariat DPRD Kab. Samosir.
BERITA SAMOSIR LAINNYA:

- Dari Samosir untuk Indonesia: BTN Dorong UMKM Naik Kelas dan Pariwisata Mendunia
- Disambut Tortor dan Ulos di Huta Siallagan, Wamen PPN Terima Proposal Besar Pengembangan Wisata Samosir
- Tak Menyerah pada Kemarau, Vandiko Bawa Teknologi Inggris ke Sawah Samosir: 80 Hektare Lahan Siap Dialiri
- Duka di Dosroha, Negara Hadir di Tengah Abu: Wabup Ariston Antar Bantuan dan Penguatan Moral untuk Korban Kebakaran
- Panen Modern di Samosir: Vandiko Turun ke Sawah, Taksi Alsintan Jadi Harapan Baru Petani
- Bangunan Tanpa PBG Terancam Disanksi, Pemkab Samosir Perketat Tertib Administrasi
Wakil Ketua Komisi I Polten Simbolon menyampaikan, tujuan dilaksanakan konsultasi dan koordinasi untuk mengetahui penggunaan dan pengelolaan ADD dan Dana Desa terutama program dan kegiatan pemberdayaan masyarakat dan informasi terkait simpan pinjam perempuan yang dulu masuk dalam program PNPM serta Pengelolaan Badan Usaha Milik Desa.
“Kami ingin mengetahui sejauh mana peran pemberdayaan masyarakat melalui kelompok ataupun Bumdes dalam peningkatan PAD khusus untuk Pendapatan asli desa,” ujar Polten Simbolon,SE, MM.
Menanggapi hal itu Kadis DPMDP2A Kab Humbang Hasundutan Elson Sihotang menyampaikan, Pemerintah Kabupaten Humbang Hasundutan sangat proaktif mendorong setiap Desa mendirikan Bumdes atau pun kelompok perempuan sebagai upaya pemberdayaan masyarakat.
“Sehingga diharapkan nantinya melalui Bumdes atau kelompok ini maka Pendapatan masyarakat dapat meningkat dan tentu Pendapatan Desa pun ada untuk Bumdes di Humbang Hasundutan, bergerak di bidang pertanian dan peralatan pesta,” ujarnya.
Dia memcontohkan Kios Tani, sewa traktor, perkakas pesta,rumah kompos dan toko sembako.
“Kita juga menekankan agar pendirian Bumdes tidak menggangu usaha yang sama, artinya ada persaingan sehat,” tegas Elson Sihotang.
Menanggapi penjelasan Elson, Ketua Komisi I DPRD Kab. Samosir Saur Tua Silalahi, ST menyampaikan terimakasih, kiranya masukan dan informasi yang didapatkan nantinya sebagai bahan untuk disampaikan ke dinas terkait yang ada di Kabupaten Samosir. (Hots)






