“Sektor-sektor yang masih bertahan pada masa pandemi ini antara lain farmasi, perdagangan sembako dan pangan, pertanian dan peternakan, digital marketing, jasa logistik dan teknologi informasi,” ujar Nahar Frusta.

Barus, PRESTASIREFORMASI.COM – Ketua DPC LPM Kecamatan Barus Tapanuli Tengah Nahar Frusta mengatakan, roda pertumbuhan perekonomian menurun bukan hanya dialami Indonesia, dunia pun juga merasakan akibat dampak Pandemi Covid-19.

Nahar Frustadan grafik pertubuhan ekonomi yangmenurun. (kolase:hps)

“Untuk itu Kita perlu membuat pergerakan agar bisa menyelamatkan perekonomian masyarakat, salah satu yang bisa kita lakukan adalah memaksimalkan potensi-potensi daerah seperti perdagangan dan jasa industri, ekonomi kreatif dan Pariwisata,” ujar Nahar.

Hal itu dikatakan Nahar kepada PRESTASIREFORMASI.Com di Barus, Selasa (4/8-2020) saat diminta pendapatnya terkait pertumbuhan ekonomi saat ini.

“Sektor-sektor yang masih bertahan pada masa pandemi ini antara lain farmasi, perdagangan sembako dan pangan, pertanian dan peternakan, digital marketing, jasa logistik dan teknologi informasi,” ujarnya.

Dia yang juga salah seorang pemerhati Sosial Ekonomi, menyebut sektor lain yang perlu menjadi perhatian daerah adalah usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM). Diharapkan  mampu mengarahkan dan membantu UMKM agar tetap bisa bertahan di masa pandemi,

“UMKM merupakan salah satu penggerak besar perekonomian kita. Salah satu strateginya adalah mengubah produk UMKM menjadi sektor-sektor yang punya potensi di masa pandemi Covid -19 ini. Bahkan dengan mengubah produk UMKM banyak yang meningkat omzetnya.” Sebut Nahar

Nahar menambahkan, kemampuan kita terkait ketahanan pangan cukup baik sehingga pertumbuhan ekonomi kita tidak terlalu merosot jauh. Kita masih lebih baik dibanding dengan banyak daerah lain dan kita berharap agar wabah Pandemi Covid -19 yang masih terjadi segera berakhir, ” tutupnya . (Zurlang)

BERITA TERBARU LAINNYA:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *