Terpapar Covid-19 Harga yang Harus Dibayar Adalah…..

Samosir, PRESTASIREFORMASI.COM. – Pilih yang mana, tetap serius melakukan protokol kesehatan secara ketat dan mengikuti pedoman normal baru yang telah dikeluarkan Pemerintah dengan nilai harga lebih murah atau beresiko terpapar Covid-19 dengan biaya pengobatan mencapai Rp. 100 juta ditambah dampak psikologis dan sosial!

Pernyataan itu disampaikan jubir GTPP Covid-19 kabupaten Samosir yang juga Kadis Kominfo Samosir, Rohani Bakara kepada wartawan, Selasa (21/7/2020).

Tujuannya, untuk mengimbau masyarakat di kabupaten itu agar merenungkan, betapa mahal harga yang harus dibayar jika sudah terpapar Covid-1=9, untuk itu tetaplah mematuhi ketentuan dan kebijakan yang diterapkan Pemerintah.

Dia memaparkan. harga yang akan dibayar seseorang jika terpapar dan kemudian menjalani perawatan untuk kesembuhan.lebih kurang Rp 100 juta.

Selain itu, kata Rohani Bakara, secara sosial juga orang yang terpapar akan mengalami stigmatisasi buruk orang-orang sekitar dalam bentuk penghindaran dan/atau bahkan penolakan.

“Hal ini akan berdampak pada kondisi psikologis orang yang terpapar dan keluarga. Kedua, biaya perawatan yang ditanggung sebesar lebih kurang seratus juta rupiah. Bagaimana jika biaya ini ditanggung secara swadana? Tentu saja, tidak semua orang dapat menyediakan biaya perawatan sebesar itu,” ungkapnya.

Jika terpapar Covid-19, selain bayar lebih kurang Rp 100 juta, juga ada dampak psikologis dan sosial. (Illustrasi)

Dia menambahkan, jika belum terpapar virus covid-19 harga yang harus dibayar adalah sebatas melaksanakan protokol kesehatan secara ketat dan mengikuti pedoman tata normal baru secara serius.

“Harga ini lebih murah dan bersahabat dibandingkan dengan harga ketika sudah terpapar. Sangat Perlu untuk diketahui penularan Covid-19 sangat mudah dari orang ke orang,” lanjutnya.

Untuk itu, GTPP Covid-19 Samosir mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bayar harga yang lebih murah yaitu: pakai masker, sering cuci tangan pakai sabun di air mengalir dan/atau hand sanitizer, jaga jarak (minimal 1 meter), sedapat mungkin hindari kerumunan tetap waspada namun tidak panik.

“Menyadari selalu bawasanya kita, hidup berdampingan dengan potensi penularan.Jika ada yang lebih murah kenapa harus yang lebih mahal?” tegas Rohani.

“Marilah hidup berbasis protokol kesehatan dan pedoman normal baru. Kita jadikan itu sebagai kebutuhan seperti kebutuhan makanan dan” minuman. Kita dukung upaya pemerintah untuk mensinkronisasi agar masyarakat aman dari Covid-19 dan memulihkan roda perekonomian pada sektor-sektor yang telah ditetapkan,” lanjut Kadis Kominfo ini. 

Rohani Bakara kembali mengingatkan, harga terpapar itu mahal, maka lakukan protokol kesehatan dan pedoman normal baru; pemerintah akan selalu berupaya semaksimal mungkin memutus mata rantai Covid-19 dengan dukungan masyarakat secara keseluruhan dan utuh dengan hidup berdisiplin dalam perilaku hidup sehari-hari. 

Informasi COVID-19, Selasa (21/7/2020)

Nasional

  • Konfirmasi : 1.655 orang (89.869)
  • Sembuh : 1.489 orang (48.466)
  • Meninggal Dunia: 81 orang (4.320)

Provinsi Sumatera Utara

  • Suspek : 21 orang (350)
  • Konfirmasi (+) : 42 orang (2.994) 
  • Sembuh : 30 orang (798) 
  • Meninggal Dunia : 4 orang (154)
  • Spesimen Diuji : 17.950 sampel Cara : Tracing secara agresif

Kabupaten Samosir

  • Suspek : 1 orang
  • Konfirmasi : 1 orang
  • Sembuh : Nihil 
  • Meninggal Dunia : Nihil. (h/Hotman S.)

BACA JUGA:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *