Labura, prestasireformasi.com – Di tengah maraknya virus Corona (Covid 19) melanda hampir segala penjuru dunia, hampir tiada kekuatan mampu menaklukkan virus yang sangat mematikan ini. Namun sebagai insan yang meyakini keberadaan Allah Subhanawataala, acara tolak bala ditempuh sebagai salah satu upaya ritual meminta pertolongan dari-Nya.

Acara tolak bala ini pun digelar masyarakat di dusun Situngir Stasiun kabupaten Labuhanbatu Utara (Labura), Rabu malam (25/3/2020), dipimpin langsung H. Kh.Syamsuddin Hasibuan atau yang biasa dipanggil Tuan syech.

Acara tolak bala adalah salah satu ikhtiar selain menjaga pola hidup yang bersih dan mengatur jarak 1 meter berdampingan dengan orang yang ada di sekeliling kita. Ini semua adalah bentuk antisipasi dari virus tersebut agar tidak tertular.

Tolak bsla yang diadakan masyarat Situngir Stasiun, karena meyakini virus Corona ini adalah bentuk teguran sang pencipta untuk mengingatkan hamba-hambanya yang banyak salah dan lupa atas penciptanya.

Di sinilah manusia sadar akan kembali kepada fitrahnya untuk mendekatkan diri kepada Allah. Tak jarang ketika goncangan hidup itu datang baik secara pribadi atau beramai-ramai maka timbullah keinginan kita untuk mengingat akan keberadaan sang Khaliq melalui berzikir.

Salah satu bentuk rasa takut tersebut adalah dengan mengadakan acara ritual tolak bala. Ini adalah tradisi dari nenek moyang kita dahulu sembari mengingatkan diri kita akan kekuasaan Allah SWT. Tiada sesuatu pun terjadi di muka bumi ini kecuali atas izin Nya.

Dasar pemikiran itu pula diadakan acara Tolak Bala pada Rabu malam di dusun Situngir Stasiun. Acara tolak bala ini pun digelar dengan dipimpin langsung H. Kh.Syamsuddin Hasibuan atau yang biasa dipanggil Tuan syech.

Tuan Syech menyampaikan tausiah agar jangan ada keraguan untuk mentauhid Allah. “ibarat kita berjalan di atas ilalang kalau ragu-ragu pasti akan terkena durinya.Tapi ketika iman telah mantap, ibarat mengejar Rusa di tengah ilalang kaki kita tak kan terkena duri ilalang tersebut.”

Acara ini pun dilanjutkan dengan Ratib Saman dengan lantunan Asmaul Husna. Dengan keyakinan yang penuh segala bentuk permasalahan apa pun di negeri kita akan terselesaikan dengan mengharap pertolongan dari Allah. Aamiin. ( Saiful)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *