Karena Langka, Puskesmas Parmonangan Ciptakan APD Virus Corona

Tarutung, prestasireformasi.com – Patut diapresiasi kreasi dan langkah inisiatif Puskesmas Parmonangan untuk mencegah masyarakat agar jangan terpapar virus Corona dengan mencipakan Alat Pelinding Diri (APD).

APD yang langka dan tidak semua masyarakat mampu menjangkaunya, mendorong dr Donda Purba, Kepala Puskesmas Kecamatan Parmonangan, menyodorkan kreatifitasnya, membuat APD untuk membuat bisa mencegah diri terpapar virus yang saat ini menakutkan mayarakat dunia.

Sehubungan dengan itu Sekretaris Daerah Kabupaten Tapanuli Utara (Taput) Indra Simaremare MSi dalam rapat terbatas dengan Tim Dinas Kesehatan yang di antaranya para Kepala Puskesmas menyampaikan supaya membuat handsanitizer sendiri seperti yang dilakukan Puskesmas Parmonangan itu. Kamis (19/03).

“Alat Pelindung Diri (APD) seperti masker dan handsanitizer sangat langka dan sulit ditemukan saat ini, saya minta paramedis di Puskesmas untuk lebih kreatif dalam membuat handsanitizer sendiri, seperti yang telah dibuat Puskesmas Parmonangan yang dikepalai dr. Donda Purba,” ujarnya.

“Mereka sudah praktekkan langsung disini dan manfaatnya sama dengan yang dibeli di pasaran,” ujar Sekda pada rapat tersebut.

Ia menambahkan agar semua Puskesmas lakukan kordinasi dan berlomba membuat Handsanitizer untuk dibagikan kepada masyarakat.

Selanjutnya Sekda menyampaikan agar paramedis di Pustu harus maksimal membantu masyarakat dalam membuat handsanitizer, sehingga ketika sulit ditemukan maka bisa langsung membuat sendiri yang tentu dipandu paramedis di seluruh Puskesmas.

“Adapun bahan yang dibuat untuk membuat handsanitizer sendiri, terdiri dari alkohol dicampur dengan daun lidah buaya. Gampang ditemukan dan bisa langsung digunakan,” kata dr Donda Purba.

“Kalau APD temuan Kepala Puskesmas Parmonangan ini bisa dipertanggung jawabkan layak diancungi jempol, tentu masyarakat sedini mungkin berupaya memanfaatkannya.” Mudah-mudahan kita terhindar dari Covid-19 yang belum diketahui kapan berakhirnya ini,” ungkap salah seorang warga di Parmonangan marga Silalahi optimis. (Jas)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: