Para pelaku tindak pidana trafficking.

Mereka didera pasal 2 ayat (1) UU RI Nomor 21 tahun 2007 tentang pemberantasan tindak pidana perdagangan orang atau pasal 296 jo pasal 506 KUHP.

.Karimun, prestasireformasi.com – Tindak pidana perdagangan orang di Karimun semakin merajalela, saat ini Polres Karimun berhasil mengamankan seorang wanita, yang diduga sebagai pelaku trafikking yakni LM alias MR 41 Th).

AKP Harie Pramono Sik Kasat Reskrim Polres Karimun, dalam jumpa pers. Selasa (10/3)., mengatakan LM alias MR (41 th ) dicekal Tim Opsnal Reskrim Polres Karimun di Hotel 21 Coastal Area, Kecamatan Karimun, Senen (9/3) pukul 13.00 Wib.

Disebutkan, modus yang digunakan pelaku dengan cara merekrut wannita – wanita free lance dengan meminta No. HP, kemudian pelaku menawarkan pekerjaan Short Time (ST) kepada korbannya untuk melayani tamu melalui pesan Whatasaapp,

“Kemudian pelaku mendapatkan upah dari jasa menawarkan korbannya kepada tamu, Pungkas Herie di hadapan rekan pers di Ruang Rupatama di Mapolres Karimun.

Heri Pramono dalam paparannya, mengungkapkan kronologis kejadian, pada hari Minggu 08 Maret 2020 sekira pukul 22.00 Wib. Tim opsnal Reskrim Polres Karimun mendapatkan formasi dari masyarakat bahwa ada Tindak Pidana perdagangan orang di Hotel 21 Coastal Area.

Menanggapi formasi tersebut, Tim Opsnal Reskrim Polres Karimun bersama Unit Lidik II langsung turun kelokasi Hotel 21 untuk melakukan penggerebekan pada kamar 321 Hotel 21.

Akhirnya pada pukul 01.00 Wib petugas melakukan penggerebelan dikamar tersebut, danaM didapati satu orang laki laki dan satu perempuan dengan kondisi tanpa busana, hasil dari introgasi terhadap pasangan mesuum tersebut mengaku menerima bokingan dari seorang perempuan ninisial LM alias M.

“Dari kejadian ini didapat barang bukti berupa uang Rp. 1.000.000, Kondom, hanphone. dan korban untuk dibawa ke Mapolres Karimun, untuk penyelidikan,“ pungkasnya,

Harie mengatakan, korban dari perbuatan pelaku berjumlah 10 orang, sementara barang bukti yang berhasil disita dari korban berupa satu unit Hanphone merek Oppo warna Biru dongker, satu Unit henphone merek Realme warna Silver, tiga buah kondom, dan uang sejumlah Rp. 1.000.000. Sementara dari pelaku disita uang sebesar Rp. 300.000 serta voucher Hotel . (Yuliana)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *