Satu contoh keluarga di Desa Gobo Baru, Januari Telaumbanua yang menghidupi 1 istri dan 2 anak tinggal di gubuk beralas tanah tanpa jamban dan hidup miskin.

Warga Tuding Selewengkan Dana Desa, Minta Polisi Periksa Pjs Kades Gobo Baru Bafo Amuri Zoromi

Laporan: Yasokhi Maduwu

Nisel PRi.Com — Hampir 50% rumah penduduk di Desa Gobo Baru masih berlantai tanah dan belum memiliki Wc atau jamban. Kondisi tersebut sungguh sangat memprihatinkan berbagai pihak.

Kepemimpinan Pjs Kepala Desa Gobo Baru Bafo Amuri Zoromi (BAZ) dinilai tak mampu memberi perubahan, meskipun dana desa sebesar Rp. 4 milyar sudah mengucur selama lima tahun ke daerah itu.

Sehingga terlontar komentar miring masyarakat di sana, Pjs Kades “Senang melihat orang susah dan susah melihat orang senang”.

Masih banyak masyarakat di desa itu hidup dalam kemelaratan dan kemiskinan, seperti dialami satu keluarga Januari Telaumbanua yang menghidupi 1 istri dan 2 anak tinggal di gubuk berlasan tanah tanpa jamban.

Berdasarkan hasil penelusuran wartawan Surat Kabar PRESTASI REFORMASI dan online prestasireformasi.com, kondisi Desa Gobo Baru seperti tak terjamah pembangunan, sehingga 50 % rumah penduduk di sana tak layak huni karena berlantai tanah dan tanpa wc.

Padahal dengan kucuran dana desa selama 5 tahun yang diper-kirakan jumlahnya mencapai Rp. 4 milyar, seharusnya dapat diminimalisir persentase rumah penduduk yang tidak layak huni.

Menurut sejumlah sumber di desa itu, diduga Pjs BAZ bekerjasama dengan dengan seluruh aparat desa, sehingga sesuka hati untuk merekayasa tanda tangan warganya untuk menyalahgu-nakan dana desa.

Untuk itu, masyarakat Desa Gobo Baru memohon kepada penegak hukum agar Pjs kades BAZ bersama seluruh aparatnya diperiksa dan jika terbukti diproses seusia hukum dan kenakan sanksi tegas.

Warga di sana menyebut, alokasi Dana Desa yang mencapai milliaran rupiah hanya dijadikan untuk kepentingan sendiri.
Tokoh masyarakat setempat yang tidak dapat disebut namanya, mengungkapkan kecuali keponakannya mantan ketua BPD ZLG, sudah saatnya terbongkar penyelewengan dana desa yang diduga didalangi Bafo Amuri Zoromi.

“Masyarakat selalu menyarankan kepada kades namun tak menghiraukan, sungguh keterlaluan mulai pembangunan Dam pantai asal jadi dan teristimewa pembangunan balai Desa 5 tahun tak siap-siap,” ungkapnya. (Yas.Mdw)


Tokoh masyarakat setempat yang tidak dapat disebut namanya, mengungkapkan kecuali keponakannya mantan ketua BPD ZLG, sudah saatnya terbongkar penyelewengan dana desa yang diduga didalangi Bafo Amuri Zoromi.

“Masyarakat selalu menyarankan kepada kades namun tak menghiraukan, sungguh keterlaluan mulai pembangunan Dam pantai asal jadi dan teristimewa pembangunan balai Desa 5 tahun tak siap-siap,” ungkapnya. (Yas.Mdw)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *