Barus/Tapteng, PRESTASIREFORMASI.COM – Tingginya intensitas hujan yang melanda Kecamatan Barus Kabupaten Tapanuli Tengah, sejak Senin sore (31/8-2020, mengakibatkan volume air sungai Sirahar meningkat drastis, sehingga meluap dan menggenangi sebagian kawasan pemukiman penduduk.
Permukaa air sungai mulai naik sejak pukul 21.00 Senin malam, arus air yang deras dengan cepat melanda lingkungan Pasar Baru, Kelurahan Padang Masiang dan desa Pasar Terandam, air pun menggenangi sebagian rumah penduduk, Bahkan sebagian warga lainnya sempat mengungsi ke tempat yang lebih aman atau ke rumah family.
Yusuf H Pohan yang dihubungi prestasireformasi.com pukul 23.00 Wib, melalui Fb-nya mengatakan kawasan yang terparah dilanda banijr lingkungan Pasar Baru Kelurahan Padang Masiang Air sudah menggenangi badan jalan begitu juga dengan desa Pasar Terandam kecamatan Barus.

“warga merasa cemas dan mengemasi pakaian serta peralatan lainnya ke tempat yang lebih tinggi, desa Pasar Terandam juga tergenang banjir,” ujar Hasanuddin salah seorang warga desa Pasar Terandam.
Hingga berita ini dinaikkan, air belum surut. Dan dilaporkan tidak ada korban jiwa. (Zurlang)
BERITA UTAMA LAINNYA:
- Huta Ginjang Tak Boleh Gagal Lagi: Alat Sudah Turun, Pengawasan Menguat, Publik Menagih Hasil

- Pengertian dan Tujuan Dana BOS serta Besaran Jumlah Tingkat SD hingga SMA

- Aksi Kejar-kejaran di Medan Berujung Nyaris Amuk Massa, Polisi Bertindak Cepat Amankan Situasi

- Menteri Pariwisata Tinjau Samosir, Pemkab Serahkan Proposal dan Desak Dukungan Nyata Pusat

- Anggota DPRD Sergai Bantah Bermain Gim Saat Rapat Paripurna

- Mengapa Iran dan AS Gagal Capai Kesepakatan

- Samosir Perkuat Diplomasi Kehutanan ke Pusat, Dorong Rehabilitasi dan Pemanfaatan Berkelanjutan

- Hibah Aset Rp37 Miliar dari Pemerintah Pusat, Pemkab Samosir Diminta Optimalkan Pemanfaatan

- Kejutan! Kini Lebih Banyak Kampus Akreditasi Unggul (A) di Medan dibanding Jogja maupun Bali

1 Komentar