
Samosir, PRi.com
Kehadiran Ketua Pembina Posyandu Sumatera Utara, Kahiyang Ayu, selama dua hari di Kabupaten Samosir membawa semangat baru bagi penguatan pelayanan kesehatan masyarakat hingga ke tingkat desa dan sekolah. Tidak sekadar melakukan kunjungan seremonial, Kahiyang turun langsung menyapa warga, meninjau pelayanan Posyandu, hingga memberikan motivasi kepada anak-anak sekolah dan kader kesehatan.
Setelah sebelumnya mengunjungi Posyandu di kawasan wisata Tuktuk Siadong, Kecamatan Simanindo, Kamis (21/5/2026), Kahiyang kembali melanjutkan agenda kerjanya ke Desa Pamutaran, Kecamatan Palipi. Kegiatan dipusatkan di SD Negeri 5 Pamutaran dan berlangsung penuh kehangatan serta antusiasme masyarakat.
Kunjungan tersebut disambut Wakil Bupati Samosir Ariston Tua Sidauruk bersama Ketua TP PKK Kabupaten Samosir sekaligus Pembina Posyandu Kabupaten Samosir Ny. Kennauli A. Sidauruk, serta jajaran Pemerintah Kabupaten Samosir.
Turut hadir Kepala Dinas Pendidikan Sumatera Utara Alexander Sinulingga, Sekretaris Dinas Kesehatan Sumut, Asisten I Sekdakab Samosir Tunggul Sinaga, Kepala Dinas Kominfo Samosir Immanuel Sitanggang, Kepala Dinas Kesehatan Dina Hutapea, Plt Kadis Sosial PMD Dumosch Pandiangan, Kadis PP3AKB Friska Situmorang, serta sejumlah pejabat OPD lainnya.
Sejak pagi, suasana di SD Negeri 5 Pamutaran tampak meriah. Kegiatan diawali dengan senam bersama seluruh siswa dan guru yang berlangsung penuh semangat. Setelah itu, seluruh peserta menikmati sarapan sehat bersama sebagai bagian dari edukasi pola hidup sehat bagi anak-anak.
Momentum penting dalam kegiatan tersebut adalah pelantikan dokter kecil bagi 15 siswa SD Negeri 5 Pamutaran yang sebelumnya telah mengikuti pelatihan kesehatan dasar. Dengan penuh perhatian, Kahiyang Ayu menyematkan selempang dokter kecil dan menyerahkan perlengkapan khusus berupa seragam dokter kecil kepada para siswa.
Program dokter kecil dinilai menjadi langkah strategis menanamkan kesadaran hidup sehat sejak usia dini. Anak-anak tidak hanya diajarkan menjaga kebersihan diri dan lingkungan, tetapi juga dibentuk menjadi pelopor perilaku hidup bersih dan sehat di sekolah maupun di tengah keluarga.
Selain itu, tenaga kesehatan dari Puskesmas Mogang turut memberikan pemeriksaan kesehatan gratis kepada 66 siswa sekolah dasar sebagai bentuk pelayanan kesehatan preventif yang menyentuh langsung masyarakat.
Kehangatan terasa ketika Kahiyang Ayu berinteraksi dengan anak-anak dan masyarakat. Dengan gaya sederhana dan penuh keibuan, ia menyapa para siswa, berbincang dengan kader Posyandu, serta membagikan bingkisan dan jajanan kepada anak-anak.
Suasana semakin semarak ketika dua siswa beruntung menerima hadiah sepeda langsung dari Kahiyang Ayu. Sorak gembira anak-anak dan tepuk tangan masyarakat membuat momen tersebut menjadi salah satu bagian paling berkesan dalam kunjungan itu.
Tidak hanya fokus pada pelayanan kesehatan, Pemerintah Kabupaten Samosir juga memanfaatkan momentum tersebut untuk memperkuat edukasi lingkungan melalui pembentukan kader Juru Pemantau Jentik (Jumantik) Cilik “Peka Tilik”.
Program itu diharapkan mampu menanamkan kepedulian anak-anak terhadap kebersihan lingkungan dan pencegahan penyakit demam berdarah sejak dini.
Sebagai bentuk perhatian terhadap pendidikan anak, Kahiyang Ayu turut menyerahkan bantuan perlengkapan sekolah berupa tas, buku tulis, alat tulis, kaus kaki, dan seragam sekolah kepada siswa SD. Bantuan juga diberikan kepada anak-anak PAUD di Desa Pamutaran guna mendukung tumbuh kembang mereka.
Ketua TP PKK Kabupaten Samosir Ny. Kennauli A. Sidauruk menyampaikan apresiasi atas perhatian besar Ketua Pembina Posyandu Sumut terhadap masyarakat Samosir.
“Kehadiran Ibu Kahiyang Ayu membawa semangat baru bagi anak-anak, kader Posyandu, dan masyarakat. Kami sangat bersyukur atas perhatian yang diberikan kepada Kabupaten Samosir,” ujarnya.
Sementara itu, Wakil Bupati Samosir Ariston Tua Sidauruk menegaskan bahwa Posyandu memiliki peran penting sebagai garda terdepan pelayanan dasar masyarakat, bukan hanya di bidang kesehatan, tetapi juga pendidikan dan pemberdayaan sosial.
“Kehadiran Ibu Kahiyang Ayu menjadi motivasi besar bagi Pemerintah Kabupaten Samosir untuk terus memperkuat Posyandu hingga ke desa-desa,” kata Ariston.
Menurutnya, Pemerintah Kabupaten Samosir terus mendorong Posyandu berkembang menjadi pusat pelayanan masyarakat terpadu yang responsif melalui penguatan kader, pendampingan berkelanjutan, dan pemenuhan sarana pendukung.
Ia juga mengajak seluruh perangkat desa, kecamatan, dan OPD terkait untuk memberikan dukungan penuh kepada kader Posyandu agar pelayanan kepada masyarakat terus berjalan aktif dan berkesinambungan.
“Dedikasi kader Posyandu adalah kekuatan sosial yang sangat penting dalam menciptakan generasi yang sehat, cerdas, dan berkualitas di Kabupaten Samosir,” pungkasnya.
Kunjungan dua hari Ketua Pembina Posyandu Sumut di Kabupaten Samosir pun meninggalkan pesan kuat bahwa pelayanan kesehatan masyarakat tidak cukup hanya hadir di pusat kota, tetapi harus benar-benar menjangkau sekolah, desa, hingga kehidupan masyarakat paling dasar. ( dns)






