Samosir. PRi.Com – Kunjungan wisatawan ke Pantai Pasir Putih Parbaba, Kecamatan Pangururan, Kabupaten Samosir, pada Minggu (4/1/2026), terpantau masih dalam batas normal dan belum menunjukkan adanya lonjakan signifikan pascalibur Tahun Baru 2026.

Pantauan jurnalis PrestasiReformasi.com di lokasi menunjukkan, aktivitas wisata di kawasan tersebut berlangsung relatif biasa. Jumlah pengunjung tidak membludak, berbeda dengan kondisi puncak liburan pada tahun-tahun sebelumnya.

Kondisi ini diduga berkaitan dengan sikap masyarakat yang masih cenderung membatasi pengeluaran. Situasi ekonomi yang dinilai belum sepenuhnya pulih atau masih stagnan membuat wisatawan lebih selektif dalam membelanjakan uang selama berlibur.

Mayoritas pengunjung yang datang merupakan wisatawan lokal. Mereka tampak lebih memilih menikmati panorama Pantai Danau Toba tanpa konsumsi berlebihan. Di sejumlah pondok, pesanan makanan dan minuman tergolong sederhana, seperti kopi dan teh manis. Belum terlihat permintaan terhadap menu makanan atau minuman bernilai tinggi.

Aktivitas wisata air juga terpantau minim. Tidak terlihat pergerakan signifikan perahu wisata maupun wahana banana boat. Pengunjung umumnya hanya berenang atau bermain air di tepi Danau Toba.

Situasi serupa dirasakan para pedagang di sekitar lokasi wisata. Los-los penjual aksesori tampak sepi pengunjung dan minim transaksi.

Menariknya, hampir seluruh wisatawan yang menyewa pondok diketahui membawa bekal makanan dari rumah masing-masing. Setelah makan bersama keluarga, mereka melanjutkan aktivitas dengan berenang dan bersantai di tepi pantai.

Biaya sewa pondok di kawasan Pantai Pasir Putih Parbaba berkisar Rp50.000 untuk durasi tiga hingga empat jam. Dengan tarif tersebut, pengunjung sudah dapat menikmati suasana pantai bersama keluarga, termasuk fasilitas karaoke di tepi pantai yang disediakan oleh pelaku usaha setempat, salah satunya Tomi Sihaloho. Tarif tersebut dinilai relatif terjangkau sebagai alternatif wisata keluarga. ( Hots)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *