Samosir. PRi. Com. – Pemerintah Kabupaten Samosir terus mendorong peningkatan kualitas pendidikan melalui penguatan pembelajaran berbasis teknologi. Hal ini ditandai dengan pembukaan Pelatihan Pembelajaran Berbasis Digital yang berfokus pada koding dan deep learning bagi kepala sekolah tingkat SD dan SMP.

Kegiatan tersebut dibuka secara resmi oleh Wakil Bupati Ariston Tua Sidauruk di Hotel Labersa, kawasan Simanindo, Selasa (31/3).

Pelatihan yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kabupaten Samosir melalui Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga ini bekerja sama dengan PT Erlangga.

Sebanyak 229 peserta mengikuti kegiatan tersebut, terdiri dari 195 kepala sekolah SD dan 34 kepala sekolah SMP dari berbagai wilayah di Kabupaten Samosir.

Program ini merupakan bagian dari upaya memperkuat pembelajaran mendalam (deep learning), koding, serta pemanfaatan kecerdasan artifisial (Artificial Intelligence/AI) pada jenjang pendidikan dasar dan menengah pertama.

Selain itu, pelatihan ini juga merupakan implementasi dari kebijakan pemerintah pusat yang tertuang dalam Instruksi Presiden Nomor 7 Tahun 2025 dan Peraturan Presiden Nomor 79 Tahun 2025 terkait penguatan transformasi digital di sektor pendidikan.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Samosir menekankan bahwa dunia pendidikan harus mampu mengikuti perkembangan zaman yang semakin dipengaruhi oleh kemajuan teknologi.

“Kita tidak lagi bisa mengajar hanya dengan cara-cara konvensional. Kita harus berani beradaptasi, berinovasi, dan terus maju mengikuti perkembangan teknologi,” ujar Ariston.

Ia menilai pengenalan deep learning, Artificial Intelligence, dan koding kepada siswa akan membantu membentuk pola pikir yang lebih logis, kreatif, serta mampu memecahkan berbagai persoalan secara sistematis.

“Keterampilan ini sangat penting untuk membentuk kemampuan berpikir kritis dan kreatif yang menjadi bagian dari keterampilan abad ke-21,” katanya.

Ariston juga menegaskan bahwa kepala sekolah memiliki peran strategis sebagai pemimpin perubahan di lingkungan pendidikan.

“Bapak dan Ibu adalah ujung tombak perubahan di sekolah. Dari kepemimpinan di sekolah inilah semangat inovasi dan kemajuan pendidikan dapat tumbuh,” jelasnya.

Ia berharap para peserta dapat memanfaatkan pelatihan tersebut secara maksimal dengan menyerap pengetahuan yang diberikan narasumber serta menerapkannya dalam proses pembelajaran di sekolah masing-masing.

“Manfaatkan kesempatan ini dengan sebaik-baiknya. Serap ilmu yang diberikan, diskusikan, dan yang paling penting adalah implementasinya di sekolah,” tegas Ariston.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Asisten Administrasi Umum Setdakab Samosir Arnod Sitorus, Kepala Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga Jonson Gultom, Kabid IKP Diskominfo Togarma Naibaho, Direktur Produk 2 PT Erlangga Hardiansyah.

Sementara itu, sejumlah narasumber yang hadir dalam pelatihan tersebut antara lain Dadan Irsyada, Gunanto, serta Syahnaz Natasia Haque.

Melalui pelatihan ini, Pemerintah Kabupaten Samosir berharap para kepala sekolah mampu memperkuat implementasi pembelajaran berbasis digital sehingga pendidikan di daerah itu semakin siap menghadapi tantangan perkembangan teknologi di masa depan. ( dns)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *