Samosir. PRi.com— Kesigapan personel Pos Pelayanan (Pos Yan) Operasi Ketupat Toba 2026 Simpang Gotting, Polres Samosir, kembali terlihat dalam menangani kecelakaan lalu lintas yang melibatkan mobil dan becak motor di Jalan Umum Desa Boho, Kecamatan Sianjur Mulamula, Kabupaten Samosir, Selasa (24/3/2026).

Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 09.00 WIB di ruas jalan Ringroad Kabupaten Samosir, tepatnya di wilayah Desa Boho. Informasi awal diterima oleh petugas Pos Yan Simpang Gotting dari masyarakat yang melaporkan adanya kecelakaan antara kendaraan roda empat dan becak motor.

Mendapat laporan tersebut, personel Pos Yan Simpang Gotting BRIPKA Vandu P. Marpaung langsung bergerak menuju lokasi untuk melakukan penanganan sekaligus memastikan kondisi lalu lintas tetap aman.

Setibanya di lokasi, petugas menemukan satu unit mobil berhenti di bahu jalan mengarah ke kawasan wisata Tele, sementara satu unit becak motor berada di bahu jalan dari arah menuju Pulau Samosir.

Berdasarkan keterangan di lapangan, mobil tersebut dikemudikan oleh seorang wisatawan pria yang membawa keluarganya dan hendak kembali ke Kabupaten Batu Bara. Sementara itu, becak motor sedang dalam perjalanan menuju kawasan Pulau Samosir.

Kecelakaan terjadi akibat senggolan di tengah jalan saat kedua kendaraan melintas. Beruntung, insiden tersebut tidak menimbulkan korban jiwa maupun luka-luka.

Meski demikian, kedua kendaraan mengalami kerusakan ringan. Mobil Toyota Avanza warna putih mengalami kerusakan pada spion sebelah kanan. Sedangkan becak motor mengalami kerusakan pada spion kanan serta kaca pelindung yang pecah akibat benturan.

Benturan tersebut juga menyebabkan pecahan kaca berserakan di badan jalan dan sempat berpotensi membahayakan pengguna jalan lainnya yang melintas di jalur tersebut.

Melihat kondisi itu, petugas segera mengambil langkah cepat dengan memediasi kedua pengendara. Melalui pendekatan persuasif dan humanis, kedua belah pihak akhirnya sepakat menyelesaikan permasalahan secara kekeluargaan.

Sekitar pukul 10.00 WIB, proses mediasi dinyatakan selesai. Kedua pengendara sepakat berdamai, saling memaafkan, serta berjabat tangan sebagai tanda penyelesaian masalah.

Setelah itu, pengemudi mobil melanjutkan perjalanan menuju Kabupaten Batu Bara, sementara arus lalu lintas di lokasi kejadian kembali berjalan normal.

Tidak hanya menyelesaikan konflik, BRIPKA Vandu P. Marpaung bersama pengemudi becak motor juga turut membersihkan pecahan kaca di badan jalan menggunakan alat seadanya seperti ranting pohon, guna memastikan jalur tersebut kembali aman dilalui oleh pengguna jalan lainnya.

Tindakan cepat dan humanis tersebut mendapat apresiasi dari masyarakat sekitar, karena selain mampu meredam potensi konflik di lapangan, petugas juga memastikan kelancaran arus lalu lintas di jalur wisata yang cukup padat.

Sementara itu, informasi terbaru pada pukul 12.12 WIB dari petugas jaga Polres Samosir di Simpang Gotting menyebutkan bahwa arus kendaraan menuju kawasan wisata Sibeabea terus mengalami peningkatan.

Kendaraan wisatawan terlihat silih berganti melintas menuju kawasan tersebut, seiring meningkatnya jumlah pengunjung yang datang menikmati objek wisata di Kabupaten Samosir selama masa Operasi Ketupat Toba 2026.

Pihak kepolisian pun terus bersiaga di sejumlah titik strategis jalur wisata untuk melakukan pengaturan lalu lintas serta memastikan keamanan dan kenyamanan para wisatawan yang berkunjung ke kawasan wisata Danau Toba, khususnya di wilayah Kabupaten Samosir. ( Hots)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *