Samosir. PRI. Com — Upaya memperkuat sektor pertanian di Kabupaten Samosir terus dilakukan. Bupati Samosir Vandiko Timotius Gultom melakukan audiensi dengan Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman di Kementerian Pertanian Republik Indonesia, Jakarta, Kamis (12/3/2026).

Dalam pertemuan tersebut, Pemerintah Kabupaten Samosir mengusulkan sekaligus memperoleh dukungan pengembangan komoditas unggulan daerah berupa kopi seluas 1.900 hektare dan kakao seluas 500 hektare. Program ini diharapkan menjadi langkah strategis dalam meningkatkan produktivitas pertanian sekaligus memperkuat perekonomian masyarakat, khususnya petani.

Bupati Vandiko menegaskan bahwa sektor pertanian merupakan tulang punggung ekonomi masyarakat Samosir yang perlu terus didorong melalui kolaborasi antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat.

“Pemkab Samosir mendukung program swasembada pangan nasional. Kami melihat potensi besar yang dimiliki daerah ini, sehingga perlu dukungan program, teknologi, serta sarana produksi agar produktivitas petani semakin meningkat,” ujar Vandiko.

Selain pengembangan kopi dan kakao, Vandiko juga menyampaikan potensi pengembangan bawang putih di Kabupaten Samosir yang diperkirakan mencapai sekitar 5.000 hektare. Potensi tersebut dinilai dapat mendukung upaya pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan sekaligus mengurangi ketergantungan impor.

Menanggapi hal tersebut, Kementerian Pertanian menyatakan kesiapannya memberikan dukungan berupa bantuan bibit, sarana produksi pertanian, serta alat dan mesin pertanian (alsintan) guna mempercepat pengembangan komoditas tersebut di daerah.

Bupati Vandiko mengapresiasi dukungan yang diberikan pemerintah pusat dan berharap program tersebut dapat segera direalisasikan sehingga memberi dampak nyata bagi peningkatan kesejahteraan petani.

“Harapan kami, dukungan ini dapat dimanfaatkan secara maksimal oleh para petani sehingga produktivitas meningkat dan sektor pertanian di Samosir semakin kuat,” katanya.

Audiensi tersebut turut dihadiri Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan Kabupaten Samosir, Tumiur Gultom.

Ke depan, pengembangan komoditas kopi, kakao, dan bawang putih ini diharapkan tidak hanya meningkatkan hasil produksi, tetapi juga memperkuat posisi Samosir sebagai daerah dengan potensi pertanian yang mampu berkontribusi dalam mendukung program swasembada pangan nasional. 🌱 ( dns/hots)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *