SAMOSIR. PRi. Com — Pemasangan satu unit lampu sorot berkekuatan tinggi di puncak Gedung Menara Pandang Tele, Kecamatan Harian, Kabupaten Samosir, kembali menjadi perhatian di kawasan wisata tersebut. Lampu yang diarahkan ke bawah itu disebut terpasang bersamaan dengan pembangunan gedung menara.

Berdasarkan keterangan sejumlah petugas jaga kawasan wisata Jembatan Tele dan pengawas menara, lampu sorot tersebut diklaim mampu memberikan penerangan hingga ke wilayah Kota Pangururan serta membantu penerangan ruas Jalan Tele menuju Pangururan pada malam hari.

Namun, kondisi fasilitas pendukung Gedung Menara Pandang Tele dinilai belum sebanding dengan fungsi bangunan tersebut. Akses menuju lokasi pemasangan lampu sorot masih terhambat oleh struktur atap kaca, sementara sarana tangga permanen menuju area atas gedung belum tersedia. Situasi ini menyulitkan proses pengawasan dan perawatan rutin terhadap instalasi lampu maupun bagian atas bangunan.

Keterbatasan sarana juga terlihat pada upaya perawatan gedung. Pembersihan kaca dinding menara pengawas dilakukan dengan peralatan yang minim, meskipun bangunan memiliki ketinggian dan tingkat risiko kerja yang relatif tinggi. Kondisi ini menimbulkan kekhawatiran terkait aspek keselamatan kerja petugas yang bertugas di gedung tersebut. Dibutuhkan pekerja yang memiliki keahlian khusus.

Keluhan turut datang dari para pemilik kios di sepanjang jalan menuju kawasan wisata Air Terjun Efrata. Mereka menyampaikan bahwa sejumlah lampu penerangan jalan yang telah terpasang tidak berfungsi pada malam hari atau dalam kondisi padam, sehingga berdampak pada kenyamanan serta rasa aman pengunjung.

Selain persoalan penerangan dan fasilitas, aspek kebersihan lingkungan juga menjadi sorotan. Pantauan wartawan pada Sabtu, 31 Januari 2026, menemukan adanya limpahan limbah cair dari bagian belakang Gedung Menara Pandang Tele yang mengalir ke lembah bukit di sekitarnya. Kondisi tersebut dikhawatirkan dapat menimbulkan kesan tidak bersih serta berpotensi menghadirkan bau tidak sedap di kawasan wisata.

Berbagai kondisi tersebut menunjukkan perlunya evaluasi menyeluruh terhadap pengelolaan kawasan wisata Menara Pandang Tele. Pembenahan fasilitas pendukung, peningkatan standar keselamatan kerja, optimalisasi fungsi penerangan, serta pengelolaan lingkungan yang lebih baik dinilai penting guna menjaga kenyamanan pengunjung dan keberlanjutan citra pariwisata Kabupaten Samosir. ( Hots/dns)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *