Tanjab barat Prestasi Repormasi Com.24 november 2022.komplik jalan dan debu armada pengangkutan tambang batu bara di pelabuhan Desa pematang tembesu kecamatan tungkal ulu kabupaten tanjab barat propinsi jambi.di desa pematang tembesu ini terdapat empat pelabuhan bungkar muat tambang batu bara yang setiap hari nya beroperasi di desa tersebut kini menimbulkan polimik di tengah masyarakat terutama debu nya yang bertebaran kerumah warga sehingga mengganggu pasilitas rumah warga juga kesehatan anak anak setempat juga kondisi jalan yang hancur di tengah pemukiman warga selama ini pihak perusahaan tampa ada nya berkerja sama dengan desa setempat melainkan gunakan jasa jasa pereman juga yang tertudung kepala desa yang mendapat kan sesuatu dari perusahaan semantara pihak kepala desa yang baru ini tidak tahu apa apa apalagi mendapat kan imbalan sesuatu,pada akhir nya warga masyarakat melaporkan hal ini ke lembaga persatuan batak bersatu (PBB )ketua PBB membawa persoalan ini ke desa yaitu H Tambunan.jelas nya kami mendapatkan laporan dari masyarakat atas keluh kesah warga mulai dari debu jalanan sampai perusakan jalan di tengah pemukiman warga.semantara kepala desa pematang tembesu.M NUR menyetujui untuk di ketengahkan dan mengundang seluruh elemen desa dan kecamatan tutur kades saya juga di tuduh sebahagian masyarakat menerima sesuatu dari pelabuhan tambang bahkan saya pernah di laporkan ke kejaksaan negri jambi bahwa saya menerima grapikasi dari perusahaan dan membuat keputusan menyalahi wawenang semantara saya tidak terima apaapa serta tidak membuat keputusan apa apa saat saya di proses di kejari jambi saya jelaskan bahwa saya tidak pernah terima dan membuat keputusan apa apa.dalam porum musawarah ini semua jelas terjawab ini ada preman preman mengempentingkan pribadi nya dengan menjelekan kepala desa.dalam musawarah hari ini hadir camat tungkal ulu.NANDALIZA.koramil dan kapolsek tungkal ulu IVAN juga perwakilan dari empat PT yaitu PT.BPP MUHLIS.PT KBS A RAHIM.PT JSB NGADIMAN dan PT INTEGRA HADIB.ketua BPD desa S SITANGGANG menjelaskan inti dari musawarah ini mencari solusi dampak yang di hadapi warga masyarakat juga meluruskan atas isu yang terjadi jadi yang jelas selama ini ada penyiraman jalan di laksanakan oleh bumdes tapa ada kordinasi dengan pihak desa atau Bpd sehingga penyiraman tidak maksimal.dari hasil musawarah hari ini di temui kesepakatan 1. pihak perusahaan wajib melakukan penyiraman jalan poros setiap hari nya demi tidak timbul nya debu jalanan yaitu empat kali sehari secara merata dan basah yaitu jam 09,12,17 dan 21. sedangkan jalan lintas sepanjang satu dalam desa enam kali setiap hari nya yaitu jam 06,08,10,14,16 dan 18. ini di serahkan kedesa untuk pasilitas dan petugas nya.2 perusahaan wajib meningkatkan pengerasan jalan sepanjang jalur mereka masing masing mulai dari jalan lintas sepanjang satu kilo meter demi lancarnya aktipitas masyarakat dan PT.keoala desa pematang tembesu M NUR juga memperingati pihak perusahaan supaya kometmen dengan kesepakatan ini apa bila pihak perusahaan mengingkari maka beliau akan menerapkan peraturan gubernur soal pengangkutan jalan perusahaan Batu bara tersebut.rapat kordinasi ini berjalan lancar dan damai serta di sepakati semua pihak.mj.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *