“Biasa sungai Batang Asam airnya dalam namun sekarang terjadi pendangkalan, diduga akibat meresapnya air sungai ke salah satu perusahaan yang berada di Tanjung Belit,” ungkap salah seorang warga yang enggan namanya ditulis.

Sabtu, 8/8/2020 pukul 17;00 WIB

Bungo, PRESTASIREFORMASI.Com – Dua hari ini sejak Jumat-Sabtu (7-8 Agustus 2020), warga Kampung Tebat RT.06 Dusun Tanjung Belit, Kabupaten Bungo provinsi Jambi, dihebohkan munculnya buaya berukuran besar di sungai Batang Asam.

Diperkirakan buaya ini panjangnya lebih kurang 3 meter, menampakkan wujudnya naik dari dasar sungai batang asam yang berjarak 20 mater dari pemukiman warga sekitaran pinggir batang asam.

Menurut warga setempat, timbulnya buaya dekat ke permukaan warga di sekitar sungai Batang Asam karena terjadinya pendangkalan sungai lebih dari biasanya.

“Biasa sungai Batang Asam airnya dalam namun sekarang terjadi pendangkalan, diduga akibat meresapnya air sungai ke salah satu perusahaan yang berada di Tanjung Belit,” ungkap salah seorang warga yang enggan namanya ditulis.

Sedangkan Mila salah seorang warga RT.06 Tanjung Belit pada media ini, mengatakan dua hari ini buaya tersebut menampakan wujudnya dari dasar sungai untuk berjemur.

“Iya bang, dua hari ini buaya timbul dan menampakan wujudnya dari dasar sungai untuk berjemur,” kata Mila.

Ia menambahkan, mereka ramai-ramai melihatnya walau sekarang belum ada mengganggu hanya timbul berapa menit setelah itu kembali ke dalam sungai.

“Kelihatannya sejak sekarang, kami warga RT.06 harus waspada jika mandi ke sungai,” ungkap Mila lagi.

Timbulnya buaya atau hewan reptil di sungai Batang Asam menjadi tontonan bagi masyarakat yang ingin melihat buaya sungai yang aslinya.

Ada juga warga mengasih makan pada buaya tersebut ayam dan langsung diterkamnya.

Inilah buaya berukuran lebih kurang 3 meter yang dua hari ini muncul ke pinggir sungai Batang Asam untuk berjemur. Jaraknya hanya 20 meter dari pemukiman warga. (Foto: Hen)

Memang kalau air sungai Batang Asam kalau sudah surut biasa buaya atau hewan reptil timbul ke atas sungai apalagi sekarang sungai Batang Asam terjadi pendangkalan lebih dari biasa, maka sering timbul,” terang mereka.

“Sejauh ini belum ada sang buaya mengganggu warga namun warga diharapkan tetap waspada,” ungkap Sudir salah seorang warga. (hen)

BEEITA JAMBI LAINNYA:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *