Samosir, PRESTASIREFORMASI.COM – Pemerintah Kabupaten Samosir secara resmi meluncurkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) yang akan disalurkan selama 3 bulan sebesar Rp.600.000/bulan bagi masyarakat terdampak wabah pandemi COVID-19 yang bersumber dari dana APBD.
Informasi itu disampaikan Kadis Kominfo kabupaten Samosir, Rohani Bakara melalui WA grup ke wartawan yang bertugas di Samosir, Rabu (03/06).
Bupati Samosir Drs. Rapidin Simbolon, MM menyerahkan secara simbolis BLT tersebut di Gedung Kesenian Tuk-tuk Siadong. Jumlah penerima dari 6 Kelurahan di Kabupaten Samosir antara lain, Kelurahan Tuk-tuk Siadong 344 KK, Pasar Pangururan 229 KK, Kelurahan Pintusona 106 KK, Kelurahan Siogung Ogung 115 KK, Kelurahan Parhusip III 40 KK,dan Kelurahan Sirumahombar 61 KK.
Bupati Samosir dalam sambutannya menyampaikan, bantuan ini merupakan langkah utama dalam meringankan beban masyarakat akibat pandemi covid-19. Kepada para petugas diharapkan agar selama penyaluran bantuan ini berjalan dengan baik dan tepat sasaran.
Bupati berharap seluruh masyarakat yang sudah terdata sesuai dengan kriteria agar mendapatkan bantuan tersebut, dan apabila ada yang belum mendapatkan namun sudah memenuhi syarat segera laporkan kepada Lurah agar segera diproses, pihak Kabupaten masih bersedia untuk menindak lanjuti jika memang layak untuk dibantu.
“Walaupun tidak seberapa bantuan yang diterima kepada para penerima, diharapkan agar bantuan tersebut digunakan dengan sebaik-baiknya terutama untuk kebutuhan pangan selama masa pandemi Covid-19,” ujar Bupati Samosir.
Ia menyebut, bahwa dalam waktu dekat Pemerintah Kabupaten Samosir akan menerapkan aturan yang telah ditetapkan Pemerintah pusat yaitu New Normal dimana semua kegiatan dan tempat wisata akan dibuka seperti biasa dengan mematuhi aturan protokol kesehatan.
“Tuk-tuk siadong dan Tomok merupakan kawasan pintu gerbang utama masuk ke Kabupaten Samosir, oleh karna itu diharapkan kepada seluruh masyarakat agar tidak malas untuk selalu cuci tangan, pakai masker, jaga jarak, dan mengkonsumsi makanan yang bergizi,” ungkap Drs. Rapidin Simbolon, MM.
Sampai saat ini Samosir masih tergolong kawasan bebas dari penyebaran covid-19 (Zona Hijau), akan tetapi walaupun kita terbebas dari penyebaran covid-19 kita harus tetap menjaga kesehatan masing-masing dan jangan pernah menghiraukan himbauan-himbauan yang telah disampaikan para petugas Percepatan Penanganan Covid-19,” pungkas Bupati.
Turut hadir Kadis Kominfo, Kepala Bappeda, Kadis Sosial, Camat Simanindo, Lurah, perwakilan Polres Samosir, dan masyarakat penerima bantuan. (Hs)
BACA JUGA:
- Pemkab Tapanuli Utara Apresiasi Peletakan Batu Pertama Gerai KDMP Sidagal

- Tinjau Pembangunan Huntap di Dolok Nauli, Bupati Taput Tekankan Akurasi Data Penerima dan Sinergi Infrastruktur

- Akselerasi Pemulihan Pascabencana: Bupati Taput Tinjau Huntara Sibalanga dan Siapkan Lahan Huntap di Pagaran Lambung I

- Kapolresta Deli Serdang Dampingi Kapolda Sumut Cek Pengamanan Mudik dan Kesiapan Pos Terpadu Ops Ketupat Toba 2026

- Bupati Labusel Gelar Exit Meeting Bersama BPK, Tegaskan Komitmen Perbaikan Tata Kelola Keuangan

- Karangan Bunga “Matinya Keadilan” di Samping Kantor Polres Samosir, Simbol Kritik atau Sinyal Krisis Kepercayaan?

- Lulusan IKM Lubuk Pakam Bawa Nama Indonesia & Deli Serdang

- Ops Ketupat Toba 2026, Kapolresta Deli Serdang Tinjau Langsung Pos PAM, Pos Yan dan Pos Terpadu

- Bupati Taput Pimpin HLM TPID dan TP2DD: Fokus Stabilitas Harga dan Transformasi Digital
