
Kuamang Kuning, PRESTASIREFORMASI.Com – Di bawah komando Kepala Sekolah Agus Supriyanto, S.Pd, SMK Negeri 3 Pusat Keunggulan Kabupaten Bungo kembali menggelar event kontes modifikasi sepeda motor antar pelajar pada 21 April 2026. Kegiatan ini menjadi ajang unjuk kreativitas generasi muda di bidang otomotif sekaligus mempererat silaturahmi antar pelajar lintas daerah.
Kontes yang berlangsung di lingkungan SMK Negeri 3 Bungo tersebut diikuti oleh peserta dari Kabupaten Bungo, Tebo, dan Merangin. Antusiasme para pelajar terlihat dari beragam konsep modifikasi yang ditampilkan, mulai dari gaya racing hingga konsep elegan yang tetap memperhatikan aspek fungsi kendaraan.
Agus Supriyanto menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan penyelenggaraan kedua dan diharapkan dapat terus berlanjut di tahun-tahun mendatang.
“Kegiatan ini merupakan event yang ke-2. Diikuti oleh pelajar dari Kabupaten Bungo, Tebo, dan Merangin. Mudah-mudahan tahun depan kita adakan lagi,” ujarnya.
Dalam sambutannya, Agus juga memberikan apresiasi tinggi kepada seluruh peserta yang telah berpartisipasi. Ia menegaskan bahwa kontes ini bukan sekadar ajang pamer tampilan, melainkan wadah positif bagi pelajar untuk menyalurkan kreativitas di bidang otomotif.
“Saya ingin memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh peserta yang telah hadir, baik dari komunitas lokal maupun luar daerah. Kontes ini bukan sekadar ajang adu keren, tetapi merupakan wadah kreativitas bagi para modifikator, khususnya anak muda, untuk menuangkan ide-ide brilian mereka dalam karya seni otomotif,” ungkapnya.

Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya aspek keselamatan dalam modifikasi kendaraan. Menurutnya, inovasi harus tetap sejalan dengan standar keamanan berkendara.
“Perlu saya tekankan bahwa modifikasi yang baik adalah modifikasi yang tetap mengutamakan fungsi dan keamanan berkendara (safety riding). Saya berharap melalui acara ini, kita dapat menunjukkan bahwa modifikasi motor adalah industri kreatif yang positif dan aman di jalan raya,” tambahnya.
Kegiatan ini diharapkan mampu mendorong lahirnya talenta muda di bidang otomotif sekaligus memperkuat citra SMK sebagai pusat pengembangan keterampilan dan kreativitas pelajar. (hen)






