Samosir. PRi. Com — Lonjakan jumlah wisatawan di kawasan Pangururan pada Minggu malam, 22 Maret 2026, terlihat cukup signifikan. Banyaknya pengunjung yang datang membuat sejumlah hotel dan penginapan di kota tersebut dilaporkan penuh.

Pantauan di beberapa titik penginapan menunjukkan banyak wisatawan tidak lagi memperoleh kamar untuk bermalam. Di sekitar Hotel Sinur misalnya, terlihat sejumlah pengunjung memilih beristirahat di dalam mobil karena tidak mendapatkan tempat menginap.

Salah seorang wisatawan asal Medan yang ditemui di lokasi mengatakan bahwa dirinya bersama keluarga dan beberapa rekannya telah berkeliling mencari penginapan di kawasan kota Pangururan, namun seluruh kamar yang tersedia sudah terisi.

“Kami sudah berkeliling hampir di sepanjang kota mencari penginapan, tetapi semuanya penuh. Akhirnya kami memutuskan mendirikan tenda untuk bermalam bersama keluarga dan teman-teman,” ujarnya.

Ia mengaku sebelumnya pernah berkunjung ke kawasan tersebut pada tahun lalu. Namun kali ini jumlah wisatawan yang datang jauh lebih banyak dari perkiraannya.

“Tahun lalu saya juga datang ke sini, tetapi pengunjung tidak sebanyak sekarang. Saya juga lupa menyimpan nomor pemilik penginapan yang pernah kami tempati. Ketika tiba di sini ternyata semua kamar sudah penuh, jadi kami memilih berkemah saja,” katanya.

Kondisi ini menunjukkan tingginya minat wisatawan untuk berlibur di kawasan Kabupaten Samosir yang berada di tengah kawasan wisata Danau Toba.

Sejumlah pelaku usaha penginapan di Pangururan juga mengakui bahwa tingkat hunian kamar pada akhir pekan ini meningkat tajam seiring dengan meningkatnya jumlah wisatawan yang datang ke kawasan tersebut.

Lonjakan kunjungan wisata ini sekaligus menunjukkan bahwa kawasan Danau Toba masih menjadi salah satu tujuan favorit wisatawan, khususnya pada akhir pekan dan musim liburan.

(Hotman Siagian – Wartawan PrestasiReformasi.com)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *