
MUARA BUNGO, PRESTASIREFORMASI.Com – Bupati Bungo H. Dedy Putra menghadiri kegiatan silaturrahmi bersama jajaran pengurus dan anggota Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDESI) Kabupaten Bungo, yang digelar di Bahumo Resto & Coffee, Jalan Bandara Muara Bungo Perumnas, Rabu (11/02).
Kegiatan yang berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan itu dihadiri seluruh pengurus serta anggota APDESI se-Kabupaten Bungo. Momentum tersebut menjadi ajang mempererat komunikasi dan memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan pemerintah desa.
Turut mendampingi Bupati, sejumlah Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), di antaranya Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) beserta para kepala bidang dan staf, Kasatpol PP, serta para Datuk Rio se-Kabupaten Bungo.
Dalam sambutannya, Bupati H. Dedy Putra menegaskan pentingnya kekompakan dan kolaborasi antara pemerintah kabupaten dan pemerintah desa sebagai ujung tombak pelayanan kepada masyarakat.
“Pemerintah desa memiliki peran strategis dalam pembangunan daerah. Tanpa dukungan dan sinergi yang kuat dari para Datuk Rio, visi mewujudkan Bungo Baru tidak akan berjalan optimal,” ujar Bupati.
Ia juga mengajak seluruh kepala desa untuk terus menjaga soliditas, meningkatkan transparansi tata kelola pemerintahan desa, serta responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
Sementara itu, Ketua APDESI Kabupaten Bungo, Datuk Rio Marjohan, didampingi Sekretaris Datuk Rio Yan Bastian dan Bendahara Datuk Rio Happy, menyampaikan apresiasi atas kehadiran langsung Bupati di tengah para pengurus dan anggota APDESI.
“Kehadiran Bupati menjadi energi positif bagi kami. Ini menunjukkan bahwa pemerintah daerah benar-benar dekat dan terbuka dengan pemerintah desa,” ungkap Marjohan.
Menurutnya, silaturrahmi tersebut bukan sekadar pertemuan formal, melainkan wujud komitmen bersama dalam membangun komunikasi yang konstruktif demi kemajuan Kabupaten Bungo.

Dengan mengusung semangat kebersamaan dan langkah serentak menuju Bungo Baru, pertemuan ini diharapkan semakin memperkuat koordinasi serta mempercepat realisasi program pembangunan yang berpihak pada masyarakat desa.
Acara ditutup dengan sesi foto bersama dan dialog santai, menandai eratnya hubungan antara pemerintah kabupaten dan pemerintah desa dalam satu visi pembangunan. (hen)