Muara Bungo, PRESTASIREFORMASI.Com – Seorang karyawan swasta bernama Isran, warga Dusun Baru Bukit Kemang, Kecamatan Tanah Tumbuh, resmi melapor ke Polres Bungo atas dugaan tindak pidana pengeroyokan yang dialaminya. Laporan tersebut diterima pada Minggu, 16 November 2025 pukul 15.00 WIB dan telah dibukukan dalam Surat Tanda Penerimaan Pengaduan (STPP) Nomor: STPP/551/XI/2025/SPKT/Res Bungo.

Dalam pengaduannya, Isran didampingi Anggota BPD, Kepala Kampung Dusun Baru Bukit Kemang, serta seorang warga bernama Sayuti. Sebelum membuat laporan, korban juga lebih dulu menjalani visum di Rumah Sakit Umum H. Hanafi Muara Bungo.

Peristiwa itu terjadi pada Sabtu, 15 November 2025 sekitar pukul 18.15 WIB di area kebun sawit milik korban di Dusun Baru Bukit Kemang, tidak jauh dari kawasan operasional PT SKU M.O.

Menurut keterangan korban, saat itu ia tengah memanen buah sawit di kebunnya. Ketika sepeda motor yang digunakannya tiba-tiba mogok, ia berhenti menepi untuk memperbaiki. Tak lama kemudian, datang Beberapa Orang menghampirinya.dalam Beberapa orang Terlihat Satpam PT Ikut dalam pengeroyokan itu

Tanpa percakapan apa pun, salah satu dari mereka langsung memukul wajah Isran sebanyak dua kali. Pukulan itu membuat korban mengalami rasa sakit dan luka pada bagian wajah. Usai kejadian, para terduga pelaku langsung meninggalkan lokasi.

Akibat insiden tersebut, wajah Isran mengalami luka dan pembengkakan. Ia menilai tindakan pemukulan itu tidak dapat diterima karena dilakukan secara tiba-tiba tanpa alasan yang jelas.
Isran juga menyebut bahwa dirinya sudah bekerja sebagai mandor di perusahaan tersebut selama 25 tahun.

“Saya sangat dirugikan. Mereka datang langsung memukul tanpa bicara apa pun,” ujarnya kepada petugas.

Polres Bungo dalam laporan resmi korban diterima oleh petugas SPKT Polres Bungo, Ipda Andreas Suwandi N.S., S.Tr.K, yang sekaligus menandatangani legitimasi laporan.

Hingga kini, pihak kepolisian belum mengumumkan identitas para terduga pelaku maupun perkembangan penyelidikan. Namun dipastikan laporan tersebut telah masuk dan akan diproses sesuai prosedur hukum yang berlaku.

Kasus Jadi Perhatian Warga

Peristiwa dugaan pengeroyokan ini mendapat perhatian masyarakat sekitar lantaran terjadi di area kebun yang jauh dari permukiman. Warga berharap polisi dapat segera mengungkap motif serta pelaku yang terlibat. (hen)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *