Samosir. PRESTASIREFORMASI.Com
Bupati Samosir bagikan alsintan dan pupuk organik di depan kantor Dinas ketahanan pangan dan pertanian samosir, kamis ( 7/6 )
Bupati menyampaikan Akhir-akhir ini banyak beredar informasi miring bahwa pupuk bersubsidi langka di Daerah Kabupaten Samosir.
Untuk menjawab atau mengklarifikasi informasi tersebut akhirnya bupati Samosir sampaikan “bahwa info itu tidak pernah ada kelangkaan pupuk bersubsidi di samosir sesuai data yang dikeluarkan Distributor sebanyak 400 Ton Kelompok Tani tidak menebus dari distributor pada tahun 2023.
Lanjut Bupati Samosir,”Disini selagi kelompok tani memiliki RDKK dan sudah terdaftar di Dinas Ketahanan pangan Dan Pertanian Kabupaten Samosir dipastikan mendapatkan pupuk bersubsidi dan pupuk organik cair.
Perlu diingat bahwa pada Tahun 2023 lalu Pupuk Bersubsidi masih tertahan di gudang Distributor sekitar 400 Ton tidak ditebus Para kelompok tani ini merupakan kelemahan kelompok tani sendiri tidak mengimpormasikan kepada dinas Terkait untuk mencari solusi.
Bupati Samosir menambahkan siapapun Kelompok Tani Jangan ada lagi mengatakan bahwa tidak ada pupuk apalagi saat ini kita sudah mendapatkan Sertifikasi bahwa pupuk organik cair ini dapat dipergunakan.
Kalau kami dari pemerintah daerah komitmen untuk tetap bersinergi.
Pemerintah propinsi dan Juga kementerian Pertanian dalam meningkatkan perekonomian terkhusus untuk petani didaerah kita ,pungkas Vandiko mengakhiri.
kadis Ketahanan Pangan dan pertanian Tiur Gultom,SP.MP mengatakan Bahwa pupuk Dari bahan baku Enceng Gondok sudah lolos mutu dari Kementerian Pertanian dan layak untuk dipergunakan, ujarnya.
Lanjut Tiur gultom Bahwa terkait Pupuk yang berlebihan dari satu kecamatan sudah dapat dipindahkan ke kecamatan yang membutuhkan , Perlu diketahui di tahun ini 13 ton belum ditebus oleh kelompok tani ini sebuah catatan buat kita semua.
“Alasan untuk menebus pupuk bersubsidi tidak etis belum ada uang, kalau bertani selain lahan dan bibit kita perlu modal uang imbuhnya Tiur.
Pada Tahun 2023 angka 400 ton belum juga ditebus Kelompok Tani ini sebuah Masalah besar yang tidak perlu diulangi, jadi ini saatnya harus bersinergi membangun komunikasi dimana perlu kita ketahui bahwa ada keterlambatan pendistribusian, jadi disini bila ada nanti kelompok tani tidak mau menebus pupuk bersubsidi tolong lah diberi informasi agar bisa diarahkan bagi kelompok tani yang lain yang membutuhkan Harap Tiur.
Jadi kita pastikan sampai saat ini bahwa kelompok tani dikabupaten Samosir tidak ada yang kekurangan pupuk subsidi maupun organik untuk petani yang pasti persiapkan kelompok tani yang benar”, paparnya
Senada dengan itu Kepala Desa Pangaloan Kecamatan Nainggolan Donal Lumban Raja , Sangat apresiasi atas perhatian pemerintah kabupaten Samosir yang terus menerus bersinergi kepada pemerintah atasan ,dalam mendukung Petani didaerah ini.
Kami Juga dari Pemerintah Desa sangat perlu bersinergi dengan Pemerintah Daerah dalam penyelamatan aset bantuan yang telah diberikan bagi para kelompok tani dalam rangka perawatan sehingga barang alat-alat pertanian tersebut dapat inventarisasi bila perlu direncanakan melalui anggaran Desa yang Didesa masing-masing , Pungkasnya Donal mengakhiri

Bupati Samosir Bagikan Alsintan Kepada Kelompok Tani : Tahun 2023 Pupuk Subsidi 400 Ton Tidak Ditebus
Samosir. PRESTASIREFORMASI.Com
Bupati Samosir bagikan alsintan dan pupuk organik di depan kantor Dinas ketahanan pangan dan pertanian samosir, kamis ( 7/6 )Bupati menyampaikan Akhir-akhir ini banyak beredar informasi miring bahwa pupuk bersubsidi langka di Daerah Kabupaten Samosir.
Untuk menjawab atau mengklarifikasi informasi tersebut akhirnya bupati Samosir sampaikan “bahwa info itu tidak pernah ada kelangkaan pupuk bersubsidi di samosir sesuai data yang dikeluarkan Distributor sebanyak 400 Ton Kelompok Tani tidak menebus dari distributor pada tahun 2023.
Lanjut Bupati Samosir,”Disini selagi kelompok tani memiliki RDKK dan sudah terdaftar di Dinas Ketahanan pangan Dan Pertanian Kabupaten Samosir dipastikan mendapatkan pupuk bersubsidi dan pupuk organik cair.
Perlu diingat bahwa pada Tahun 2023 lalu Pupuk Bersubsidi masih tertahan di gudang Distributor sekitar 400 Ton tidak ditebus Para kelompok tani ini merupakan kelemahan kelompok tani sendiri tidak mengimpormasikan kepada dinas Terkait untuk mencari solusi.
Bupati Samosir menambahkan siapapun Kelompok Tani Jangan ada lagi mengatakan bahwa tidak ada pupuk apalagi saat ini kita sudah mendapatkan Sertifikasi bahwa pupuk organik cair ini dapat dipergunakan.
Kalau kami dari pemerintah daerah komitmen untuk tetap bersinergi.
Pemerintah propinsi dan Juga kementerian Pertanian dalam meningkatkan perekonomian terkhusus untuk petani didaerah kita ,pungkas Vandiko mengakhiri.
kadis Ketahanan Pangan dan pertanian Tiur Gultom,SP.MP mengatakan Bahwa pupuk Dari bahan baku Enceng Gondok sudah lolos mutu dari Kementerian Pertanian dan layak untuk dipergunakan, ujarnya.
Lanjut Tiur gultom Bahwa terkait Pupuk yang berlebihan dari satu kecamatan sudah dapat dipindahkan ke kecamatan yang membutuhkan , Perlu diketahui di tahun ini 13 ton belum ditebus oleh kelompok tani ini sebuah catatan buat kita semua.
“Alasan untuk menebus pupuk bersubsidi tidak etis belum ada uang, kalau bertani selain lahan dan bibit kita perlu modal uang imbuhnya Tiur.
Pada Tahun 2023 angka 400 ton belum juga ditebus Kelompok Tani ini sebuah Masalah besar yang tidak perlu diulangi, jadi ini saatnya harus bersinergi membangun komunikasi dimana perlu kita ketahui bahwa ada keterlambatan pendistribusian, jadi disini bila ada nanti kelompok tani tidak mau menebus pupuk bersubsidi tolong lah diberi informasi agar bisa diarahkan bagi kelompok tani yang lain yang membutuhkan Harap Tiur.
Jadi kita pastikan sampai saat ini bahwa kelompok tani dikabupaten Samosir tidak ada yang kekurangan pupuk subsidi maupun organik untuk petani yang pasti persiapkan kelompok tani yang benar”, paparnya
Senada dengan itu Kepala Desa Pangaloan Kecamatan Nainggolan Donal Lumban Raja , Sangat apresiasi atas perhatian pemerintah kabupaten Samosir yang terus menerus bersinergi kepada pemerintah atasan ,dalam mendukung Petani didaerah ini.
Kami Juga dari Pemerintah Desa sangat perlu bersinergi dengan Pemerintah Daerah dalam penyelamatan aset bantuan yang telah diberikan bagi para kelompok tani dalam rangka perawatan sehingga barang alat-alat pertanian tersebut dapat inventarisasi bila perlu direncanakan melalui anggaran Desa yang Di desa masing-masing , Pungkasnya Donal mengakhiri. ( Hots )